nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bawa 50 Kg Ganja di Karung Cabai, 2 Pelaku Ditangkap di Terminal

Khalis Surry, Jurnalis · Kamis 05 April 2018 18:36 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 05 340 1882679 bawa-50-kg-ganja-di-karung-cabai-2-pelaku-ditangkap-di-terminal-IvQgjW7nfn.jpg ilustrasi

BANDA ACEH - Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit berhasil menangkap dua orang tersangka penyalahgunaan narkoba jenis ganja di sebuah loket terminal di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Dalam penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan sebanyak 50 kilogram ganja kering yang siap untuk edar.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Misbahul Munauwar mengatakan penangkapan itu terjadi pada Selasa 3 April 2018, sekira pukul 08.00 WIB. Penangkapan itu terjadi pada sebuah loket bus Harapan Indah di kawasan Desa Pasar Simpang Tiga, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.

"Barang buktinya sembilan bal besar narkotika jenis ganja seberat 50 kilogram," kata Misbahul saat dikonfirmasi wartawan, pada Kamis (5/4/2018).

Misabhul menjelaskan, penangkapan itu bemula ketika pada Senin (2/4) pukul 20.00 WIB, polisi menerima informasi dari masyarakat bahwa di sekitaran loket terminal bus ada dua karung cabai paket pengiriman yang hendak dikirim menggunakan bus. Namun, sopir bus di loket tersebut tidak mau membawanya karena mencurigai dalam karung itu ada barang terlarang, yakni ganja.

"Setelah itu Kapolsek Bukit bersama tiga personelnya memastikan isi yang ada dalam karung cabai tersebut yang disaksikan oleh pemilik loket. Dan ternyata benar bahwa dalam karung cabai itu ada ganja kering yang telah dibungkus dengan pelastik," jelasnya.

Setelah memastikan barang tersebut, kemudian Kapolsek Bukit meminta pemilik loket untuk menyimpan barang haram itu di dalam loket. Selanjutnya, Kapolsek Bukit mengarahkan pemilik loket untuk menghubungi pemilik paket kiriman karung cabai tersebut.

Saat dihubungi melalui sambungan telepon, pemilik loket menyebutkan kepada pemilik empunya karung cabai bahwa sopir bus tidak mau membawa paket yang dikirimnya. Dan empunya paket kiriman pun mengatakan kepada pemilik loket bahwa akan mengambil barangnya pada malam itu juga.

"Atas informasi tersebut Kapolsek berserta tiga personilnya melakukan pengendapan dari pukul 20.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB, dan ternyata belum ada yang datang ke loket Harapan Indah untuk mengambil kembali paket kiriman yang diduga ganja," ungkapnya.

Namun, baru pada Selasa pagi, polisi berhasil menciduk dua tersangka itu. Penangkapan itu dilakukan pada saat pelaku berjumlah empat orang datang menggunakan Mobil Minibus jenis New Avanza hendak mengambil paket kiriman cabai miliknya, yang berisikan ganja di loket Harapan Indah.

"Adapun tersangka yang telah diamankan yakni S (26), petani asal Desa Wih Tenang Toa Kecamatan Permata, Bener Meriah dan IR (25), Desa Waq, Kecamatan Linge, Aceh Tengah. Sedangkan dua orang tersangka lainnya berhasil melarikan diri menggunakan mobil New Avanza. Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Bener Meriah," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini