nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perahu Terbalik saat Melaut, Nelayan Serang Tewas Tenggelam

Rasyid Ridho , Jurnalis · Selasa 10 April 2018 22:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 10 340 1884875 perahu-terbalik-saat-melaut-nelayan-serang-tewas-tenggelam-ZTaoLM4mr6.jpg Nelayan Serang ditemukan tewas tenggelam. (Foto: Rasyid R/Okezone)

SERANG - Muhtadi (35), nelayan asal Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten yang dinyatakan hilang tenggelam saat memasang perangkap ikan di Perairan Lontar Minggu (8/4) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Kepala Sub Seksi Operasi Basarnas Banten Heru mengatakan, setelah tim gabungan dari Basarnas, Polair, BPBD Serang melakukan pencarian, korban diketemukan di perairan Pantai Salira Indah, Merak, Kota Cilegon pada pukul 13.49 WIB.

"Ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, pihak keluarga langsung membawa jasad korban untuk disemayamkan dirumah duka," kata Heru, Selasa (10/4/2018).

Musibah ini bermula ketika Ahmad Seni, Muhtadi (35) dan Sawiri alias Dalpid (48), berangkat melaut untuk memasang badong dengan menggunakan perahu sopean pada Minggu (8/4). Pukul 17.00 WIB mereka sampai di tengah laut perairan Lontar yang biasa dipasangi badong. Jam 18.00 WIB, mereka selesai memasang badong dan rencananya mau mendarat. Namun, perahu yang mereka tumpangi diterjang ombak hinga terbalik dan tenggelam.

(Baca juga: Ingin Bantu Teman Tercebur di Kolam, Tomi Malah Tewas Tenggelam)

Pada saat itu mereka bertiga berusaha mencari pelampung. Muhtadi melihat ada satu pelampung yang mengambang dan akan meraihnya, akan tetapi sebelum sampai ke pelampung ia kehabisan tenaga lalu tenggelam.

Dawiri dan Ahmad berusaha menolong namun juga kehabisan tenaga, beruntung kedua korban tersebut menemukan styrofoam dan satu buah botol pelastik kosong kapasitas 1,5 liter dibungkus kantong plastik yang mengapung.

Mereka berdua (Sawiri dan Ahmad) berpegangan pada benda mengapung tersebut lalu berenang hingga sampai di Pantai Kampung Berangbang, Desa Lontar Pukul 20.00 WIB.

Setelah sampai, Ahmad menceritakan kejadian tersebut kepada nelayan lainnya dan selanjutnya beberapa warga menggunakan perahu berinisiatif melakukan pencarian ke tempat tenggelamnya perahu, namun tak berhasil.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini