nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Bekali Ilmu Antikorupsi kepada Calon Kepala Daerah Babel

Arsan Mailanto, Jurnalis · Rabu 11 April 2018 14:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 11 340 1885113 kpk-bekali-ilmu-antikorupsi-kepada-calon-kepala-daerah-babel-HJNHONFUw3.jpg Foto: Arsan/Okezone

PANGKALPINANG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Kehadiran lembaga anti korupsi tersebut guna memastikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada 2018) di tiga daerah, Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, dan Kabupaten Belitung.

Selama pesta demokrasi berlangsung KPK berharap dapat berjalan bersih tanpa adanya praktik politik uang alias money politics.

Kegiatan bertajuk Pembekalan Antikorupsi dan Deklarasi Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang berlangsung di Ruang Pasir Padi, kantor Gubernur Babel.

Pembekalan yang juga didukung oleh KPU Babel ini, menghadirkan narasumber Badan Nasional Pengelola Perbatasan Kemendagri, Widodo Sigit Pudjianto, perwakilan Polri dan Kepala Satgas Politik KPK, Guntur Kusmeiyano, serta keynote speaker yaitu Mohammad Tsani Annafari sebagai Penasihat KPK.

Kegiatan dihadiri semua Pasangan Calon (Paslon) di antaranya Calon Wako-Wawako Pangkalpinang, Rinaldi Abdullah-Sarjulianto, Prof. H. Saparudin, MT.PhD-Edison Taher (Udin-Edison), Maulana Akil-M. Sopian dan Endang Kusumawaty-Ismiryadi.

Dari Pilbup Bangka yakni Kemas Danial-Fadillah Sabri, Mulkan-Syahbudin (Mulya) dan Tarmizi Saat-Amri Cahyadi. Sedangkan Pilbup Belitung yaitu Azwardy Azhar-Erwandi A. Rani, Hellyana-Junaidi Rachman, Andi Lanna-Zulfriandi dan Sahani Saleh-Isyak Meirobie (Sanem).

Mohammad Tsani Annafari selaku Penasehat KPK RI menjelaskan, ada 15 Kota di Indonesia yang juga menggelar Kegiatan serupa, termasuk di Kota Pangkalpinang, Babel.

Dia menyatakan, KPK ingin mengawal proses Pemilu Kepala Daerah yang sesuai azas demokrasi yang baik.

"Seperti kita ketahui bersama sampai pada 31 Desember 2017 sudah sekira 350 lebih Kepala Daerah yang terjerat kasus korupsi. Alhamdulillah Provinsi Babel belum ada terjerat kasus korupsi oleh KPK," ujarnya dalam acara Pembekalan Antikorupsi dan Deklarasi LHKPN di Pangkalpinang, Rabu (11/4/2018).

 

Maka dari itu, kata Tsani, KPK RI sangat serius mendorong adanya pemimpin daerah yang benar-benar bersih dan berintegritas sejak awal menjadi calon Kepala Daerah dengan melaporkan LHKPN pada saat mendaftar jadi peserta Pemilukada, dan tentunya setelah nantinya terpilih dan ditetapkan oleh KPU di masing-masing kabupaten/kota.

Sementara itu, Ketua KPU Babel Fahrurrozi menegaskan, pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah yang berintegritas menjadi kata kunci sebagai bentuk melahirkan pemerintahan yang bersih sebagaimana yang telah diamanatkan oleh UU yang berlaku.

Menurutnya, KPU Babel telah melaksanakan dan mendorong agar semua tahapan Pilkada berlangsung secara transparan. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa kepercayaan kepada publik (masyarakat) bahwa seluruh proses pelaksanaan Pilkada di 2 Kabupaten dan 1 Kota akan digelar tahun ini, sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku.

KPU Babel juga bekerjasama dengan KPK RI untuk memberikan pembekalan kepada para kandidat calon Kepala Daerah, karena LHKPN merupakan salah satu syarat bagi calon Kepala Daerah untuk mengikuti Pemilukada di NKRI.

"Harapan kami di Pemilu Kepala Daerah nantinya akan berjalan aman, damai dan lancar sesuai dengan kode etik, norma dan aturan perundang-undangan yang berlaku," imbuh pria yang akrab disapa Oji tersebut.

"Semua tahapan kita transparan untuk memberikan kepercayaan kepada publik, bahwa semua tahapan ini berjalan dengan berintegritas, bertanggung jawab maka kita memberlakukan aplikasi sistem data pemilih (Sidalih) yang mana masyarakat bisa tahu berapa jumlah pemilih," timpalnya.

Sementara, Sekretaris Daerah Provinsi Babel Yan Megawandi mengungkapkan, sangat tepat adanya deklarasi ini yang membuktikan adanya kesatuan semangat secara bersama mewujudkan pelaksanaan pemilukada yang aman, damai, tertib, langsung, umum, bebas, rahasia serta jujur dan adil.

Dia berharap, deklarasi Pilkada berintegritas, jangan hanya sekedar seremonial semata. Oleh karenanya, para masing-masing paslon harus turut menjaga suasa kondusif dan damai saat pesta demokrasi berlangsung.

Diketahui penandatangan naskah ikrar berintegritas dan damai yang dilakukan oleh seluruh Paslon mengandung makna, bukan semata seremonial dan formalitas belaka.

"Makna tersebut sebagai wujud sikap tegas seluruh bakal calon kepala daerah untuk menciptakan iklim yang kondusif dan damai untuk seluruh proses penyelenggaraan Pilkada" tegas Sekda Babel.

Alhasil dalam kesempatan, sebanyak 11 paslon bupati (cabup) dan wakil bupati (cawabup) kabupaten Bangka dan Belitung serta paslon wali kota (cawako) dan wakil wali kota (cawawako) Pangkalpinang menyampaikan dan mendeklarasikan LHKPN yang telah disahkan KPK di antaranya:

Kabupaten Bangka, Cabup dan Cawabup, (Tarmizi H. Sa'at Rp6.025.548.246,-) dan (Amri Cahyadi Rp2.166.819.336,-), (Mulkan Rp2.356.234.231,-) dan (Syahbudin Rp984.203.533,-), (Kemas Daniel Rp6.175.554.011,-) dan (Fadillah Sabri Rp. 357.372.389,-).

Kota Pangkalpinang, Cawako dan Cawako (Rinaldi Abdullah Rp8.646.000.000,-) dan Sarjulianto Rp6.038.286.804,-), (Saparudin Rp21.584.069.290,-) dan (Edison Rp2.725.192.631,-), (Maulana Akil Rp11.503.736.128,-) dan (Muhammad Sopian Rp2.211.029.737,-), (Endang Kusumawaty Rp7.950.000.000,-) dan (Ismiryadi Rp13.273.336.970,-).

Kabupaten Belitung, Cabup dan Cawabup (Azwardy Azhar Rp31.293.996.434,-) dan (Erwandi A. Rani Rp2.654.381.051,-), (Hellyana Rp6.899.791.048,-) dan Junaidi Rachman (Rp8.240.162.700,-), Andi Saparudin Lanna Rp11.407.504.436,-) dan (Zulfriandi Afan Rp2.035.500.000,-), (Sahani Saleh Rp2.028.161.200,-) dan (Isyak Meirobie Rp14.583.386.600).

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini