Image

UNICEF Kecam Kekerasan terhadap Anak-Anak Palestina di Gaza

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 12 April 2018 09:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 12 18 1885525 unicef-kecam-kekerasan-terhadap-anak-anak-palestina-di-gaza-cE3FSD4C6i.JPG Beberapa keluarga di Jalur Gaza membawa serta anak mereka dalam unjuk rasa di perbatasan dengan Israel (Foto: Ibraheem Abu Mustafa/Reuters)

BEIRUT – Badan PBB untuk Anak-Anak, UNICEF, mengecam segala bentuk kekerasan yang dilakukan terhadap anak-anak Palestina di Jalur Gaza selama dua pekan terakhir. UNICEF menuturkan, sedikitnya tiga orang anak tewas dalam bentrokan yang terjadi dalam 10 hari terakhir.

“Dalam waktu 10 hari terakhir, tiga orang anak tewas dan puluhan lainnya mengalami luka serius dalam insiden tragis di Jalur Gaza,” ucap Direktur Regional Timur Tengah dan Afrika Utara UNICEF, Geert Cappelaer, dalam pernyataan resmi yang dirilis di Beirut, Lebanon, dinukil dari Middle East Monitor, Kamis (12/4/2018).

“Anak-anak di Gaza selama tinggal dalam lingkungan yang buruk sekali selama bertahun-tahun. Sangat penting semua pelaku di kedua belah pihak untuk memprioritaskan perlindungan terhadap anak-aank,” imbuh pria asal Belgia itu.

BACA JUGA: Militer Israel Tewaskan 16 Warga Palestina, PBB Minta Penyelidikan

Ia menekankan bahwa anak-anak seharusnya tidak boleh menjadi target kekerasan. Geert juga mengingatkan bahwa anak-anak tidak boleh dibawa dalam risiko kekerasan serta didorong untuk berpartisipasi dalam tindak-tindak kekerasan.

“Perkembangan terakhir di wilayah tersebut sudah menjadi krisis akut di Jalur Gaza, di mana keluarga-keluarga harus menghadapi kenyataan hidup dengan aliran listrik hanya lima jam setiap hari selama satu tahun terakhir,” tukas Geert Cappelaer.

“Hanya 10% dari keluarga di Jalur Gaza yang memiliki akses regular ke air bersih layak minum. Satu dari empat orang anak (total 250 ribu) membutuhkan dukungan psikologis atas trauma masa lalu dan lebih dari setengahnya bergantung pada beberapa bantuan untuk bertahan hidup setiap hari,” urai Geert.

BACA JUGA: Israel Tempatkan 100 Penembak Jitu di Perbatasan Gaza

Sebagaimana diberitakan, ribuan warga Palestina menggelar unjuk rasa besar-besaran di perbatasan dengan Israel sejak Jumat 31 Maret untuk menandai ‘Land Day’. Sejumlah keluarga juga turut membawa anak-anak dalam demonstrasi yang direncanakan berlangsung selama enam pekan tersebut.

Jelang pelaksaan demonstrasi tersebut, Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah, Nickolay Mladenov, mengimbau agar anak-anak tidak dilibatkan. Namun, imbauan itu tidak digubris oleh para orangtua yang nekat mengajak anaknya ikut dalam demonstrasi.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini