nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pledoi Ditolak, Ketua RT Dalang Persekusi Divonis 5 Tahun Penjara

Anggy Muda, Jurnalis · Kamis 12 April 2018 20:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 12 338 1885942 pledoi-ditolak-ketua-rt-dalang-persekusi-divonis-5-tahun-penjara-Ef0nAqoTbo.jpg Terdakwa persekusi di Cikupa saat sidang di PN Jakbar (foto: Anggy/Okezone)

TANGERANG - Otak sekaligus dalang dalam kasus persekusi yang dialami oleh RA dan MA di Kecamatan Cikupa, Tangerang, Banten ditetapkan hukuman penjara selama 5 tahun, Kamis (12/4/2018).

Terdakwa tak lain adalah Komarudin alias Toto yang pada saat itu menjabat sebagai Ketua RT setempat.

Hal tersebut ditetapkan Majelis Hakim, Muhammad Irfan di ruang 8 Pengadilan Negeri Tangerang, atas sidang kasus persekusi yang dilakukan oleh enam orang dengan agenda pembacaan tanggapan pledoi atau pembelaan serta vonis.

Dalam pembacaan yang dimulai pukul 15.00 WIB dan dibacakan secara satu per satu atas pelaku persekusi. Majelis Hakim Irfan menolak atas pledoi yang dimaksud oleh Komarudin. Dalam pembelaan tersebut pelaku meminta keringanan hukuman dari 7 tahun (sebelumnya 4 tahun) penjara dengan alasan keluarga serta, beberapa pasal yang disanggah yakni, adanya perlakukan kekerasan.

"Untuk nota pembelaan kami tolak karena dalam pasal dan bukti yang ada semua unsur sudah memenuhi dengan adanya tindak pornografi serta, kekerasan dengan adanya luka yang diakibatkan oleh terdakwa dan telah dilakukan visum," katanya.

 (Baca juga: Usai Bacakan Pledoi, Terdakwa Persekusi Sejoli di Cikupa Pasrah dengan Vonis Hakim)

Atas hal tersebut, hukuman yang dijatuhkan menjadi 5 tahun dengan alasan keluarga yang juga menjadi pertimbangan hakim. Pihaknya pun, juga memberikan waktu selama 7 hari untuk terdakwa dan tim kuasa hukum untuk berpikir terkait putusan yang ditetapkan.

Diketahui, persekusi terjadi saat Ryan datang untuk memberikan nasi bungkus yang dipesan Mia. Namun, tak berselang berapa lama, datang sekelompok masyarakat yang didampingi pihak Rt dan Rw setempat melakukan penggerebekan pada kontrakan Mia.

 

Pada video berdurasi 4.36 tersebut, nampak seorang wanita tanpa mengenakan celana serta seorang lelaki yang terlihat bertelanjang dada dan tanpa mengenakan celana dikepung sejumlah warga. Bahkan, nampak seorang warga menyiramkan air pada pasangan tersebut. Hingga, wanita dalam video tersebut berteriak meminta maaf dan meminta warga berhenti melakukan hal tersebut pada mereka.

 (Baca juga: Pelaku Persekusi Sejoli di Cikupa Menangis saat Bacakan Pledoi)

Saat ini terdapat tujuh tersangka yang telah diamankan aparat kepolisian yakni, Komarudin alias Toto (ketua RT), Iis Suparlan, Anwar Cahyadi, Suhendang, Gunawan Saputra (Ketua RW), Nuryadi dan satu pelaku penyebar video dengan inisial GS.

Pada penangkapan tersebut, pihak kepolisian menerapkan pasal 368, penganiayaan 351 ataupun pengeroyokan 170 dengan ancaman diatas 5 tahun penjara.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini