nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Usakti Berharap Jadi Perguruan Tinggi Negeri

Susi Fatimah, Jurnalis · Kamis 12 April 2018 14:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 12 65 1885629 usakti-berharap-jadi-perguruan-tinggi-negeri-DBeIFwoP8W.jpg Foto: Dok Okezone

JAKARTA - Universitas Trisakti (Usakti) berharap bisa menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) Otonom. Sebab sebelumnya, putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung (MA) tahun 2016 memperkuat status Usakti sebagai aset milik negara.

"PK dari MA tegas menyatakan bahwa Usakti sebagai aset negara, tapi keputusan tersebut belum berjalan," ujar Wali Amanat Usakti Advendi Simangunsong dalam siaran persnya, Kamis (12/4/2018).

Menurutnya, Dirjen SDID Ali Ghufron Mukti yang juga sebagai Pjs Rektor Usakti belum memgambil kebijakan sesuai keputusan PK dari MA tersebut.

Advendi mengatakan, status Usakti bisa segera diselesaikan asal ada keinginan yang kuat. Ia berharap status Usakti tidak berlarut-larut hingga bertahun-tahun.

Advendi menceritakan, kasus Usakti bermula saat tengah proses pemilihan rektor. Lantaran bermasalah, hal tersebut ditengahi dengan masuknya Kemristekdikti ke dalam Usakti. Kemristekdikti akan mengurus kelembagaan Usakti terlebih dahulu, kemudian mengangkat Pjs dari kementerian menjabat sebagai rektor

dan mengurusi status kelembagaan Usakti. Namun hingga saat ini konflik Usakti belum terselesaikan.

Salah satunya pemberhentiam Yuswar Zainul Basri dari jabatan Wakil Rektor Usakti. Yuswar diberhentikan berdasarkan Kepmen Nomor 458/M/KPT.KP/2017 tertanggal 3 November 2017. Namun pemberhentian tersebut mendapat penolakan dari kalangan kampus. Akibat pemecatan tersebut, Yuswar pun menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

Dalam kasus tersebut, Yuswar didampingi oleh Yusril Ihza Mahendra selalu kuasa hukumnya. Menurut Yusril, pemecatan tersebut kurang pas dilakukan. Ditemui terpisah, Yuswar berharap persoalan ini cepat selesai dan Usakti bisa menjadi PTN.

“Saya ini mendukung Usakti menjadi perguruan tinggi negeri, kenapa dilengserkan. Jangan sampai Usakti ini jatuh ke pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Usakti adalah aset negara,” tutupnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini