Image

Pasangan Bangau Setia di Kroasia Jalin Kisah Cinta Jarak Jauh

Rahman Asmardika, Jurnalis · Sabtu 14 April 2018 08:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 13 18 1886464 pasangan-bangau-setia-di-kroasia-jalin-kisah-cinta-jarak-jauh-Q7Q5UlEmkZ.jpg Foto: AFP.

BRODSKI VAROS – Kisah dua ekor bangau di Kroasia, Klepetan dan Malena adalah sebuah cerita mengenai cinta dan kesetiaan yang melampau segala halangan. Klepetan, si bangau jantan rela terbang sejauh ribuan kilometer setiap tahun untuk bertemu kembali dengan sang betina, Malena yang cacat dan tidak bisa terbang.

Akhir Maret lalu, Klepetan kembali ke Desa Brodski Varos di timur Kroasia untuk ke-16 kalinya berturut-turut setelah meninggalkan rumah musim dinginnya di selatan Afrika. Di sana dia bertemu kembali dengan pasangannya, Malena, yang dalam bahasa Kroasia berarti “si kecil”, untuk kembali membuat anak, menambah 62 bayi bangau yang telah pasangan itu hasilkan sebelumnya.

Kisah cinta jarak jauh pasangan bangau tersebut telah menjadikan mereka sebagai selebriti di Kroasia.

Stjepan Vokic, seorang duda berusia 71 tahun merawat Malena pada 1993 saat dia menemukan bangau itu di dekat sebuah kolam setelah terluka akibat tembakan pemburu. Malena menghabiskan musim dingin di sebuah gudang yang disebut Vokic sebagai “improvisasi Afrika” dengan sarang, pemanas dan akuarium.

Pada musim semi, Vokic membuat sebuah sarang besar untuk Malena di atap gudang.

Klepetan, sang ayah, mengajarkan bayi bangaunya untuk terbang sebelum bermigrasi bersama mereka pada awal Agustus ke Afrika bagian selatan. Sementara itu, Malena tetap dengan Vokic, yang memandikannya dan mengoleskan krim di kakinya agar tidak mengering, karena dia jauh dari habitatnya lahan basahnya.

"Saya juga membawanya memancing karena saya tidak bisa membawanya ke Afrika. Kami bahkan menonton TV bersama," kata Vokic sebagaimana dilansir AFP, Sabtu (14/4/2018).

"Jika saya meninggalkannya di kolam rubah akan memangsanya. Tapi saya mengubah takdirnya, jadi sekarang saya bertanggung jawab atas hidupnya."

Klepetan si bangau, yang dinamai seperti suara ketukan dengan paruh mereka, memakai cincin pelacak. Tujuan migrasi terakhirnya telah dilacak ke dekat Cape Town, sekitar 14.500 kilometer dari Malena. Dia membutuhkan waktu lebih dari sebulan untuk mencapai lokasi itu.

Kroasia adalah rumah bagi sekitar 1.500 pasang bangau putih.

Desa Cigoc, di Kroasia tengah, diproklamasikan sebagai desa bangau pertama di Eropa pada 1994. Lebih dari 210 burung tinggal di sana, di sarang di atap dan tiang lampu. Jumlah mereka lebih dari dua kali populasi manusia desa.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini