nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Belasan Tahanan Titipan Polres Labuhanbatu Kabur

Agregasi Antara, Jurnalis · Jum'at 13 April 2018 13:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 13 340 1886171 belasan-tahanan-titipan-polres-labuhanbatu-kabur-MPWCFioruc.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

RANTAUPRAPAT - Sebanyak 16 tahanan titipan Polres Labuhanbatu melarikan diri melalui atap ruangan penjara berukuran tujuh meter persegi di Rumah Tahanan Labuhan Bilik, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang di Rantauprapat, Jumat (13/4/2018)mengatakan, para tahanan melarikan diri pada Kamis kemarin sekitar pukul 14.50 WIB dengan cara merusak asbes ruangan dan melompat melewati pagar bangunan.

Pihaknya mendapatkan informasi pagi tadi sekira pukul 07.45 WIB dan telah berkoordinasi dengan pihak rutan. Sejumlah personel kemudian dikerahkan untuk melakukan razia di jalan-jalan daerah.

Ia menjelaskan, pihaknya masih mengidentifikasi ruangan dan bangunan rutan untuk menyelidiki keterlibatan petugas dalam pelarian tahanan yang mayoritas masih dalam proses peradilan dalam perkara kasus narkoba dan pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut.

Frido mengimbau tahanan yang melarikan diri untuk kooperatif dengan menyerahkan diri ke polres dan polsek untuk mempermudah pencarian. Namun, apabila tidak kembali dalam 72 jam, maka pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

"Saya imbau kepada 16 tahanan di cabang Rutan Labuhan Bilik yang melarikan diri untuk segera menyerahkan diri secara sukarela dalam waktu 3 x 24 jam," tuturnya.

Sikap tegas penindakan itu kata dia, dinilai untuk menciptakan kamtibmas di wilayah Pantai Timur Sumatera Utara tersebut. "Kalau tidak mau menyerahkan diri akan saya tindak," tegasnya.

Kapolsek Panai Tengah AKP M Basyir ketika dihubungi mengungkapkan, rutan tersebut total dihuni sekitar 98 warga binaan. Pihaknya masih melakukan pengejaran bersama personel polres dan polsek dengan menyisir sungai bersama Satpolair.

"Saat ini kami masih mengejar tahanan yang melarikan diri dengan melakukan razia dan patroli dibantu masyarakat nelayan setempat," ungkap Basyir.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini