Polisi Libatkan Saksi Ahli di Kasus Fitnah terhadap Ganjar Pranowo

Bramantyo, Okezone · Jum'at 13 April 2018 20:47 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 13 512 1886469 polisi-libatkan-saksi-ahli-di-kasus-fitnah-terhadap-ganjar-pranowo-bIxaQLOD57.jpg Calon Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo (foto: Okezone)

SEMARANG - Pelaporan yang dilakukan tim kuasa hukum Ganjar Pranowo masih berlanjut. Ahli bahasa sudah disiapkan Polda Jawa Tengah untuk melakukan kajian isi dari video yang bermuatan yang ditujukan pada Ganjar Pranowo.

Dirkrimsus Polda Jateng, Kombes Lukas Akbae menyatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan saksi ahli bahasa yang berkompeten untuk menelaah konten yang diduga mengandung unsur negatif SARA.

"Kita juga membutuhkan alamat asli fakta yang disodorkan kuasa hukum pasangan Ganjar-Yasin. Dan dalam waktu dekat akan kita mintai keterangan," jelas Lukas, Jumat (13/4/2018).

Lukas juga menyebut pihaknya akan meminta keterangan lain terkait link asli video tersebut. Rencananya minggu depan tum kuasa hukum dari Ganjar-Yasin akan kembali dipanggil.

"Kami butuh link asli untuk kroscek setelah itu bicara ke pasal, Apakah lisan terbuka atau elektronik? postingan dari orang lain atau postingan sendiri? Kontennya juga masih dikaji," jelas Lukas.

 (Baca juga: Tim Hukum Ganjar-Taj Yasin Laporkan Penyebar Isu SARA ke Polda Jateng)

Sementara itu, salah satu tim kuasa hukum dari paslon Ganjar-Yasin, Heri Joko mengatakan, pihaknya memang tidak mencabut pelaporan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng meski Rahmat Himran, Ketua Umum Forum Umat Islam Bersatu (FUIB), sudah meminta maaf sebelumnya.

Alasan tidak melakukan pencabutan laporan meski terlapor sudah meminta maaf, karena menganggap fitnah yang terjadi pada Ganjar Pranowo murni peristiwa hukum. Sehingga pihaknya tetap melanjutkan perkara tersebut.

"Kami tidak ada rencana mencabut laporan tersebut," jelas Heri Joko.

 (Baca juga: Ratusan Warga Baca Puisi Karya Gus Mus yang Dibawakan Ganjar Pranowo)

Tim kuasa hukum melaporkan dua fakta hukum berunsur SARA yang ditujukan pada Calon Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Pertama terkait penyebaran dan pemviralan tentang undangan peliputan yang dikeluarkan oleh Rahmat Himran, Ketua Umum Forum Umat Islam Bersatu (FUIB).

Sedangkan pelaporan kedua tentang penghinaan seseorang di youtube yang mengaku orang Blora yang tinggal di penjaringan Jakarta.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini