nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rayakan Kelahiran Putra Matahari, Korut Hindari Provokasi

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 15 April 2018 16:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 15 18 1886894 rayakan-kelahiran-putra-matahari-korut-hindari-provokasi-gOqNhQK1TN.jpg Pendiri negara Korea Utara, Kim Il-sung, sang putra matahari (Foto: AFP)

PYONGYANG – Ada yang berbeda dalam perayaan ulang tahun pendiri Korea Utara, Kim Il-sung, pada 2018. Pyongyang nampak menahan diri dari provokasi sebagaimana dilakukan pada 2017, salah satunya dengan parade militer yang memamerkan koleksi peluru kendali (rudal) balistik.

Ulang tahun mendiang Kim Il-sung diperingati pada 15 April, yang disebut sebagai Hari Matahari setiap tahunnya di Korea Utara. Pyongyang biasanya menggelar perayaan setiap dua tahun sekali sejak 1982. Kali ini, Korea Utara menggelar perayaan sejak Rabu 11 April hingga Selasa 17 April.

Melansir dari Yonhap, Minggu (15/4/2018), Korea Utara menggelar event kebudayaan dan olahraga pada perayaan alih-alih parade militer. Pilihan tersebut cukup kontras dengan perayaan beberapa tahun terakhir di mana biasanya Korea Utara menggelar parade militer atau bahkan uji coba rudal balistik.

Pada 15 April 2016, Korea Utara menguji coba rudal balistik jarak menengah untuk menandai Hari Matahari. Setahun berselang, Korea Utara menggelar parade militer besar-besaran.

BACA JUGA: Korut Rayakan Kelahiran sang Pendiri Negara

BACA JUGA: Rayakan Kelahiran Sang Putra Matahari, Korut Keluarkan Ancaman

Perubahan sikap tersebut diyakini berkaitan dengan rencana KTT Antar-Korea yang akan digelar pada 27 April di Desa Panmunjom. Korea Utara memilih menghindari aksi provokatif yang dapat menggagalkan rencana pertemuan, tidak hanya dengan Korea Selatan, tetapi juga Amerika Serikat (AS) pada Mei mendatang.

BACA JUGA: Peluncuran Rudal Jarak Menengah Korut Gagal

Harian Rodong Sinmun, salah satu corong Partai Pekerja Korea, tidak menyentuh isu-isu sensitif seperti persenjataan nuklir dalam edisi Minggu. Surat kabar tersebut justru memfokuskan pemberitaan pada peningkatan hubungan bilateral antara China dengan Korea Utara.

Rodong Sinmun melaporkan, Kim Jong-un bertemu dengan Kepala Departemen Internasional Komite Sentral Partai Komunis China, Song Tao, di Pyongyang. Pertemuan tersebut ditandai dengan bergabungnya rombongan seniman dari China dalam festival yang berlangsung di Korea Utara.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini