nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pensiun, Kepala Kepolisian Filipina Berurai Air Mata saat Perpisahan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 16 April 2018 14:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 16 18 1887175 pensiun-kepala-kepolisian-filipina-berurai-air-mata-saat-perpisahan-WCBTXejDAX.png Direktur Jenderal PNP, Ronald dela Rosa, menangis saat pidato perpisahan (Foto: Asian Correspondent)

MANILA – Direktur Jenderal Kepolisian Nasional Filipina (PNP), Ronald dela Rosa, tak bisa menahan tangis saat mengucapkan salam perpisahan. Pria yang akrab disapa Bato itu resmi memasuki usia pensiun.

Media Filipina melaporkan, Ronald dela Rosa berurai air mata dalam pidato terakhirnya sebagai pejabat tertinggi kepolisian. Ia berpidato sambil diriingi prosesi pengibaran bendera di Camp Crame, markas besar Kepolisian Nasional Filipina.

“Saya sudah melakukan semua yang saya bisa,” ujar Ronald dela Rosa, melansir dari Asian Correspondent, Senin (16/4/2018). Ia pun berterima kasih kepada 180 ribu personel kepolisian yang dinilai sudah bertugas dengan baik dan meminta maaf apabila ada salah selama 21 bulan menjabat.

“Saya biarkan Anda menilai sendiri apakah saya menjadi ayah yang baik atau buruk bagi organisasi ini. Saya tidak bisa menilai diri sendiri. Jika saya banyak salah, saya mohon maaf,” imbuh pria berusia 56 tahun itu.

BACA JUGA: Polisi Filipina Korup Diminta Menyerah dalam 48 Jam atau Mati 

BACA JUGA: Bersihkan Citra, Polisi Filipina Dibekali Kamera untuk Operasi Antinarkoba

Meski resmi pensiun, Ronald dela Rosa tidak akan menganggur. Sebab, Presiden Rodrigo Roa Duterte sudah mengumumkan pria asal Davao del Sur itu akan memimpin Biro Koreksi tidak lama setelah pensiun dari PNP.

Duterte dan dela Rosa adalah rekan dekat sejak pertama kali bertemu pada 1986. Keduanya bersua saat Ronald dela Rosa masih berpangkat Letnan Muda di Kepolisian Filipina, sementara Duterte menjabat sebagai Wakil Wali Kota Davao City.

Hubungan spesial keduanya berlanjut ketika Rodrigo Duterte menjadi Presiden Filipina pada Juni 2016. Beberapa hari kemudian, pria berjuluk Digong itu mengangkat Ronald dela Rosa sebagai Direktur Jenderal PNP pada Juli 2016. Keduanya pun bahu-membahu dalam memberantas narkotika yang menjadi janji kampanye utama Duterte.

BACA JUGA: Waduh... 'Tantang' Duterte, Kepala Kepolisian Filipina Isyaratkan Maju ke Bursa Pilpres

Ronald Dela Rosa juga digadang-gadang sebagai Presiden Filipina berikutnya ketika masa jabatan Rodrigo Duterte selesai pada 2022. Namanya mulai muncul sebagai calon kandidat pada Oktober 2017 bersama dengan juara tinju dunia Manny Pacquiao.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini