nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Istri Setnov Ngaku Sempat Menghubungi Suaminya saat Rumahnya Didatangi KPK

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Senin 16 April 2018 18:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 16 337 1887368 istri-setnov-ngaku-sempat-menghubungi-suaminya-saat-rumahnya-didatangi-kpk-RwpCa9SI25.jpg Deisti Astriani Tagor saat usai bersaki di kasus Bimanehs Sutardjo (Foto: Antara)

JAKARTA - Deisti Astriani Tagor, Istri terdakwa Setya Novanto (Setnov) mengaku sempat mencoba menghubungi suaminya, saat rumahnya didatangi oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun ternyata, handphone Setnov saat itu sedang tidak aktif.

Sebagaimana hal tersebut diungkapkan Deisti saat bersaksi di sidang perkara dugaan merintangi atau menghalangi penyidikan KPK yang menyeret Setnov untuk terdakwa Dokter RS Medika Permata Hijau Jakarta, Bimanesh Sutarjo.

‎"Iya (menghubungi Setnov), tapi enggak nyambung. Mati hpnya. Kadang-kadang mati, kadang-kadang nyambung. Saya nelpon i depan penyidik dan depan pengacara, berkali-kali saya coba," kata Deisti di Pengailan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

 (Baca: Istri Setnov Sempat Sedih Dengar Suaminya Akan Menyerahkan Diri ke KPK)

‎Menurut Deisti, saat itu rumahnya sedang ramai didatangi oleh penyidik KPK dan wartawan untuk mencari keberadaan Setnov. Namun memang, hingga tengah malam, Deisti tidak mendapatkan kabar dari suaminya.

"Penyidik nunggu sampai jam setengah 12 (malam). Saya telpon lagi sampai jam setengah dua dan jam 3. Jam 12 itu dilakukan penggeledahan," terangnya.

Tak berhenti sampai disitu, Deisti kembali mencoba menghubungi suaminya pada pagi hari. Namun usahanya tersebut tetap tidak membuahkan hasil. Setnov, sambung Deisti, baru menghubunginya pada siang hari.

"Baru setelah zuhur jam setengah 2, jam setengah 3 saya ditelpon (setnov). Bapak yang telpon. Telpon bilang kalau saya akan datang ke KPK, saya akan datang dengan DPD 1. Kamu tolong tabah, jaga anak-anak," pungkasnya.

 (Baca juga: Istri Setnov Sebut Fredrich Yunadi Sudah Siapkan 3 Kamar untuk Suaminya)

Deisti ‎mengaku saat itu sempat kesal dengan Setnov. Sebab, Setnov menghilang dan tidak ada kabar setelah tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi kediamannya di Jalan Wijaya 12, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Namun, Deisti merasa sedih setelah suaminya mengatakan akan menyerahkan diri ke KPK. Di mana, Setnov sendiri saat itu sedang diburu oleh KPK karena diduga ikut terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP.

‎"(Setnov) ga bilang (pergi dengan siapa). hanya bilang akan datang ke Komisi Pemberantasan Korupsi, malam sama DPD 1 (Golkar). Enggak sempet ngobrol panjang, pas bapak telpon, saya agak kesel. Tapi pas bapak bicara itu (akan ke KPK) saya mau nangis," ungkap Deisti di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

 

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini