Image

Indira Tawarkan Program Meningkatkan Kerukunan Beragama di Makassar

Prayudha, Jurnalis · Senin 16 April 2018 16:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 16 340 1887292 indira-tawarkan-program-meningkatkan-kerukunan-beragama-di-makassar-BZRBpuad1n.jpg Indira saat kampanye dialogis di Kelurahan Maloku. (Foto: Prayudha/Okezone)

MAKASSAR - Calon Wakil Wali Kota Makassar yang berpasangan dengan Danny Pomanto, Indira Mulyasari Paramastuti, kembali melanjutkan kampanye dialogis di Kelurahan Maloku, Kecamatan Ujung Pandang, Senin (16/4/2017).

Saat Indira tiba, warga yang mayoritas etnis Tionghoa menyambut dengan tarian barongsai sambil mengacungkan salam dua jari. Indira pun membalas salam dua jari sambil tersenyum.

"Dapat salam dari Bapak Danny Pomanto untuk semua warga Kelurahan Maloku," kata Indira mengawali sambutannya.

Menurut Indira, kerukunan antarumat beragama di Kelurahan Maloku hingga saat ini tetap terjaga, sehingga jadi modal dasar pasangan DIAmi untuk lebih memperat kerukunan antar suku, agama, dan etnis di wilayah tersebut.

"Di lorong yang saya datangi ini pun sudah bisa terlihat kerukunan. Sudah berhadap-hadapan rumahnya. Ada Tionghoa-nya, ada Muslimnya, ada Nasrani, dan sampai saat ini tidak ada permasalahan apa-apa," ungkap Indira.

(Baca juga: Doa Warga Makassar Bantu Danny Pomanto-Indira Mulyasari Hadapi Fitnah)

Oleh karena itu, jika nanti dirinya terpilih mendampingi Danny Pomanto, Indira akan meramu sebuah program agar lebih bisa menyatukan masyarakat yang berbeda keyakinan, etnis, dan suku itu. "Jadi kita akan buatkan program supaya mereka bisa saling melibatkan diri, seperti kegiatan PKK, itu untuk perempuannya yah. Kemudian pelatihan-pelatihan dan warga Tionghoa pun bisa ikut melibatkan diri bersama," ujarnya.

Tokoh masyarakat Tionghoa, Kwandy Salim menilai sambutan masyarakat Maloku yang meriah telah membuktikan bahwa masyarakat sangat mencintai Indira. "Penjemputan ibu Indira begitu luar biasa. Itu tandanya kita masih sama-sama mencintai ibu Indira. Baru kali ini ada tamu datang disambut dengan meriah seperti ini," ungkap Kwandy.

Kwandy menekankan kepada masyarakat bahwa ketika langit mulai mendung dan menandakan akan turunnya hujan, sebaiknya air yang ada di tempayan jangan dibuang. "Artinya jika kita yakin sesuatu itu baik, maka janganlah berpaling karena kalau tidak jadi hujan, apa yang kita mau harapkan. Kalau hujan ya alhamdulillah," katanya.

Untuk itu, dirinya mengajak seluruh masyarakat Kelurahan Maloku untuk memilih menggunakan perasaan. Masyarakat, katanya, harus melihat konkret dan kenyataan bahwa Makassar sudah jauh lebih baik di tangan Danny Pomanto.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini