Koster-Ace Komitmen Pelihara Air dari Hulu ke Hilir

Nurul Hikmah, Jurnalis · Senin 16 April 2018 23:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 16 340 1887500 koster-ace-komitmen-pelihara-air-dari-hulu-ke-hilir-eTAKDQgEUN.jpg Calon gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri lomba mancing di Denpasar. (Foto: Ist)

DENPASAR – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menegaskan komitmennya untuk melestarikan dan memelihara air serta sumbernya, melalui program dari hulu ke hilir.

Komitmennya itu ditegaskan ketika Wayan Koster menghadiri kegiatan yang diikuti ribuan penghobi mancing di Kota Denpasar. Menurutnya, lomba mancing seperti ini amat sesuai dengan program kerjanya yang dibingkai dalam konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

"Programnya bagus dilaksanakan di Tukad Bindu. Ini bagian dari pelaksanaan visi, misi pasangan Koster-Ace dengan konsep Nangun Sat Kethi Loka Bali, salah satunya memelihara sumber air mulai dari gunung, sungai dari hulu hingga ke hilir," paparnya, Minggu (15/4/2018).

Selain menjalankan hobi memancing, program ini juga telah melakukan pelestarian lingkungan dan menjaga sungai.

"Tentu kita ingin agar ke depan sungai di Bali ini airnya bagus, mengalir terus dan bersih. Ke depan ini yang akan kami jaga sungai di Bali dari hulu ke hilir," ujar dia.

Koster memiliki komitmen untuk melestarikan dan memelihara air dan sumbernya. Ke depan, hal itu akan ia atur dalam Peraturan Daerah (Perda) agar sungai di Bali bersih.

"Tidak hanya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mencuci, minum, memasak dan keperluan pertanian, tetapi juga bisa menunjang jalannya upakara, karena air bisa digunakan sebagai tirta suci dalam upakara yang sakral. Supaya sungainya hidup terus. Kan sudah banyak sungainya yang mati. Ke depan kita akan merevitalisasi dan menghidupkan kembali sungai," katanya.

Sementara itu, saat membuka Lomba Mancing Semarak KBS-Ace di Tukad Punggawa yang diikuti sekitar 3.300 pemencing mania, Koster mengungkapkan sejumlah alasan mengapa pihak akan menggalakan kegiatan lomba mancing.

Di antaranya selain sebagai kegiatan rekreasi keluarga yang merakyat, kegiatan semacam ini juga turut adil dalam membangun kesadaran warga dalam upaya melestarikan kebersihan sungai di wilayah hilir.

"Kegiatan semacam ini sangat merakyat dan menghibur, utama sekali ikut pula mekibatkan masyarakat dalam menjaga membersihkan sungai khususnya di hilir," ujarnya.

(Baca Juga: Wayan Koster Bakal Terapkan Ekonomi Digital untuk Optimalkan Potensi Lokal)

Jadi menurutnya karena kegiatan semacam ini mampu merangsang partisipasi masyarakat dalam ikut melestarikan dan menjaga kebersihan aliran sungai sehingga selaras dengan visi misi Koster-Ace yakni konsep pembangunan Sat Kerthi Loka Bali yang sangat berpihak terhadap pelestarian lingkungan dan alam Bali.

Namun dalam upaya menjaga pelestarian daerah aliran sungai, pihaknya akan melakukan secara terpadu dan menyeluruh mulai dari hulu hingga ke hilir. Tujuannya untuk menjaga kelestarian sumber-sumber daya air yang berhubungan dengan kebutuhan mendasar masyarakat akan air bersih. Apalagi sumber daya air di Bali tidak hanya berhubungan dengan keperluan sehari-hari, juga dengan pertanian serta kegiatan keagamaan.

(Baca Juga: Koster Ingin Pembangunan Bali Dilakukan secara Terintegrasi)

"Nanti tiyang akan perkuat juga melalui regulasi, dukungan anggaran dan pelibatan daerah kabupaten/kota. Karena wilayah hulu sungai terletak di daerah kabupaten khususnya di Badung. Dengan satu jalur akan lebih mudah dilakukan," jelasnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini