nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cabuli 9 Bocah, Paedofil di Kuansing Riau Ditangkap

ant, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 02:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 16 340 1887504 cabuli-9-bocah-paedofil-di-kuansing-riau-ditangkap-olpSXFDIBE.jpg ilustrasi.

PEKANBARU – Kepolisian Resor Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau meringkus seorang pria paruh baya berinisial M, yang merupakan pelaku paedofil.

"Sejauh ini korban ada sembilan anak yang berusia tujuh hingga sembilan tahun," kata Kepala Polres Kuantan Singingi (Kuansing) AKBP Fibri Karpiananto di Pekanbaru, Senin (16/4/2018).

Fibri mengatakan, penyidik masih terus mendalami kasus tersebut guna mengungkap kemungkinan bertambahnya korban dalam perkara itu. Ia menjelaskan, dalam perkara ini pihaknya telah menetapkan lelaki berusia 57 tahun tersebut sebagai tersangka.

Pengungkapan kasus yang dilakukan M, seorang petani di sebuah desa di Kecamatan Kuantan Tengah, Kuansing itu berawal dari laporan orangtua korban ke Mapolsek setempat, Sabtu (14/4/2018).

Dalam laporannya, lanjut Fibri, orangtua korban menyatakan anaknya yang masih duduk di kelas satu Sekolah Dasar Negeri di Kuantan Tengah menjadi korban aksi bejat M.

Tindakan tercela itu dilakukan M di rumahnya pada Maret 2018. Mendapat laporan tersebut, dia memerintahkan jajarannya untuk langsung melakukan penyelidikan.

Dari penyelidikan diketahui korban M sebanyak sembilan bocah, bersekolah di sekolah yang sama. Pencabulan dilakukan M pada rentang Maret-April 2018.

"Anak-anak yang menjadi korban tersangka selama ini tidak berani melapor ke orangtua karena diancam tersangka," ujarnya.

(Baca Juga: Paedofil 80 Anak di Jambi Simpan 6.520 Foto Vulgar di Ponselnya)

Fibri mengatakan, pihaknya langsung meringkus tersangka di kediamannya. M ditangkap tanpa perlawanan dan kini dia mendekam di balik jeruji penjara.

"Tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, ancamannya hukuman penjara 15 tahun," kata Fibri.

Lebih jauh, ia menuturkan pihaknya terus memberikan pendampingan kepada para para korban sebagai upaya memulihkan kondisi psikologis anak-anak tersebut.

(Baca Juga: Menteri Yohana Minta Tersangka Paedofil di Jambi Dikebiri)

Dalam sepekan terakhir, kasus pencabulan yang menyasar anak-anak di Provinsi Riau terus terjadi. Baru-baru ini, lima siswa SD di Kabupaten Pelalawan juga menjadi korban pelaku paedofil.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini