Buru 3 Penari Erotis di Pantai Kartini Jepara, Polisi Periksa 15 Saksi

Taufik Budi, Jurnalis · Senin 16 April 2018 16:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 16 512 1887297 buru-3-penari-erotis-di-pantai-kartini-jepara-polisi-periksa-15-saksi-LcbquoemTM.jpg Tari Erotis di Pantai Kartini Jepara (foto: Ist)

JEPARA - Polisi telah memeriksa sedikitnya 15 orang terkait kasus tari erotis pada acara reuni komunitas motor matik di Pantai Kartini, Jepara, Jawa Tengah. Mereka berasal dari panitia penyelenggara dan orang luar yang dinilai mengetahui tentang konsep acara hingga keberadaan penari erotis saat ini.

"Saksi yang sudah diperiksa kurang-lebih ada 15 orang, baik itu dari panitia termasuk orang luar yang mengetahui penari erotis tersebut," kata Kasatreskrim Polres Salatiga, AKP Suharto, Senin (16/4/2018).

Tarian Erotis di Pantai Kartini, Jepara (foto: Ist)

(Baca juga: Tari Erotis di Pantai Kartini, Polisi Tetapkan 2 Tersangka dan Buru Sexy Dancer)

Polisi juga menyatakan hingga kini masih memburu 3 wanita berpakaian sangat seksi yang bertindak sebagai sexy dancer. Dalam rekaman video amatir, terlihat ketiganya meliuk-meliukkan badan sembari mengikuti iringan musik dari seorang DJ perempuan yang juga berpakaian seksi.

"Ini masih terus kita kembangkan pemeriksaan saksi-saksi lain. Agar diketahui siapa lagi nanti yang bertanggung jawab berkaitan dengan pertunjukan itu (tari erotis)," jelasnya.

Dalam kasus ini, 2 tersangka yang kini meringkuk di sel tahanan Mapolres Jepara itu, juga masih dimintai keterangan lebih lanjut. Meski demikian, polisi masih enggan menyebutkan peran masing-masing tersangka dalam kepanitiaan reuni yang menghadirkan sexy dancer.

"Mereka berdua dari panitia penyelenggara. Kini masih dilakukan pengembangan kasus itu dengan memeriksa saksi-saksi untuk mengarah kepada tersangka-tersangka lain. Ini juga masih mencari tiga penari (sexy dancer)," kata perwira polisi itu.

Kedua tersangka tersebut dijerat dengan Undang-Undang Pornografi dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun.

(Baca juga: Tari Erotis di Pantai Kartini Jepara Tak Kantongi Izin Kepolisian)

Sebelumnya diberitakan, tarian erotis yang mendadak viral di media sosial itu tak mendapatkan izin dari kepolisian. Dalam pengajuan izin yang disertai rundown acara tidak dicantumkan sesi sexy dancer dalam kegiatan komunitas motor Yamaha NMax tersebut, melainkan hiburan biasa berupa penyanyi dengan iringan musik organ tunggal.

"Ini memang izinnya awalnya reuni ultah NMax owner Jateng dan DIY. Di rundown (susunan acara) itu memang hanya itu saja (tidak ada sexy dancer)," kata Kapolres Jepara, AKBP Yudianto Adhi Nugroho.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini