Image

Sejahterakan Nelayan di Jabar, Deddy Mizwar Bakal Kedepankan Perda

Oris Riswan, Jurnalis · Senin 16 April 2018 04:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 16 525 1887007 sejahterakan-nelayan-di-jabar-deddy-mizwar-bakal-kedepankan-perda-lxYWrSL0EV.jpg Calon Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar saat berada di tempat pelelangan ikan Ciparage Jaya, Kabupaten Karawang, Minggu 915/4/2018). (Foto: Ist)

BANDUNG – Calon gubernur Jawa Barat nomor urut empat Deddy Mizwar punya cara tersendiri untuk menyejahterakan para nelayan. Sebab, nelayan punya peran penting dalam sektor perikanan.

"Mendorong kesejahteraan para nelayan sangat penting," kata Demiz, sapaan akrabnya, di sela pertemuan dengan nelayan di tempat pelelangan ikan Ciparage Jaya, Kabupaten Karawang, Minggu (15/4/2018).

Salah satu langkah unggulan yang akan dikedepannya adalah mengimplementasikan peraturan daerah (perda) tentang kesejahteraan nelayan. Perda itu harus betul-betul direalisasikan agar kesejahteraan nelayan tak hanya jadi angan-angan.

"Setiap perda harus diimplementasikan. Kalau belum, apa kendalanya, atau mungkin pergub-nya (peraturan gubernurnya) belum siap. Kita lihat perda tadi bisa diaplikasikan ke masyarakat," ungkapnya.

Bagi Demiz, kesejahteraan masyarakat memang menjadi prioritasnya. Di dalamnya juga termasuk para nelayan. Sebab, kesejahteraan nelayan saat ini belum memadai dan merata.

Para nelayan pun banyak mengungkapkan aspirasinya pada Demiz. Di antaranya terkait pengembangan usaha, pengembangan kapal, dan lain-lain.

"Saya kira perlu diatur secara menyeluruh. Tadi ada usulan pendangkalan muara supaya kapal besar sulit merapat. Begitu juga dengan masalah sarana-prasarana tempat pelelangan, tidak semua berjalan dengan baik, termasuk masalah modalnya," jelasnya.

Untuk permodalan, Demiz memberikan solusi. Para nelayan bisa mengakses permodalan melalui pinjaman pada program Kredit Cinta Rakyat (KCR). Program itu sudah berjalan dan tinggal dimaksimalkan. KCR sendiri bisa diakses ke Bank Jabar Banten (BJB) yang merupakan BUMD milik Pemprov Jawa Barat.

"Itu (bunga pinjamannya) bisa murah karena ada dana pemprov di sana dan digulirkan untuk masyarakat, termasuk juga untuk para nelayan," ungkapnya.

(Cagub Jabar Deddy Mizwar saat berada di tempat pelelangan ikan Ciparage Jaya, Kabupaten Karawang, Minggu 15 April 2018. Foto: Ist)

Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) juga bisa dimaksimalkan untuk menunjang kesejahteraan nelayan. Sebab, Bumdes punya akses yang jauh lebih besar untuk permodalan melalui KCR.

(Baca Juga: Jika Jadi Gubernur Jabar, Deddy Mizwar Prioritaskan Sektor Pendidikan)

"Seperti Bumdes di Ciparage Jaya yang butuh pabrik es untuk para nelayan dan masyarakat, itu bisa saja mengajukan pinjaman KCR ke Bank BJB," tutur Demiz.

Demiz juga menekankan pentingnya asuransi bagi para pelayan. Sebab, risiko seorang nelayan cukup besar untuk menjalankan profesinya. Saat nelayan terlindungi asuransi, nelayan akan lebih tenang dan saat terjadi sesuatu akan ditanggung oleh asuransi.

"Masalah asuransi juta itu penting untuk meng-cover kalau terjadi apa-apa. Kita tidak tahu cuaca di laut seperti apa. Jadi kalau ada apa-apa di laut, nelayan bisa terlindungi oleh asuransi," pungkas Demiz.

(Baca Juga: Main Sinetron Jadi Polemik, Begini Penjelasan Deddy Mizwar)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini