Makian 'Bangsat' Arteria Dahlan pada Kemenag Berujung Laporan ke MKD

Bayu Septianto, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 08:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 17 337 1887560 makian-bangsat-arteria-dahlan-pada-kemenag-berujung-laporan-ke-mkd-OkKi9gA2pT.jpg Menag Lukman Hakim

JAKARTA - Makian bangsat yang sempat dilontarkan politikus PDI Perjuangan Arteria Dahlan kepada Kementerian Agama (Kemenag) beberapa warku silam, kembali dibahas saat Kemenag rapat dengan Komisi VIII, Senin 16 April 2018, yang berlangsung hingga larut malam.

Terkait hal tersebut, Lukman pun menyatakan bahwa persoalan itu secara kelembagaan telah melaporkan Arteria ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI.

"Tentu itu adalah ungkapan yang tidak pada tempatnya karena itu kami secara institusi kelembagaan Kemenag mengajukan surat kepada MKD DPR untuk hal seperti ini bisa ditindaklanjuti," jelas Lukman.

Lukman mengatakan, dirinya memahami adanya hak imunitas yang melekat pada setiap anggota DPR bila harus dipidanakan. Untuk itulah, Kemenag, lanjut Lukman, melaporkan secara etika persoalan tersebut ke MKD.

"Kami memahami bahwa anggota Dewan punya hak imunitas, apapun ucapannya salam persidangan tidak bisa dituntut di muka hukum tapi dari sisi etik itu bisa dikaji MKD," ucap Lukman.

Politikus PDI Perjuangan Arteria Dahlan (dok. Sindo)

(Baca Juga: Kritis Boleh, tapi Jangan Gunakan Kata Kasar)

Secara pribadi, Lukman mengaku sudah memaafkan makian tersebut. Namun, ia mengaku banyak pihak di kementeriannya yang tak terima dengan makian itu. "Karena ini institusi. Kalau saya selaku person enggak ada masalah. Kalau institusi banyak pihak terluka," tegasnya.

DIketahui, makian itu terlontar saat rapat Komisi III DPR dengan Kejaksaan Agung, Rabu 28 Maret 2018 lalu. Awalnya, Arteria menyarankan kejaksaan tak hanya menginventarisasi travel umrah yang bodong, tapi juga melakukan penindakan.

"Yang dicari jangan kayak tadi bapak lakukan inventarisasi, pencegahannya, Pak. Ini Kementerian Agama bangsat, Pak, semuanya, Pak!" Ucap Arteria.

Arteria akhirnya menyampaikan permohonan maaf atas makiannya itu. "Kalau ada ketersinggungan, mohon maaf kalau saya menyinggung Pak Menteri (Menag Lukman Hakim Saifuddin) dan teman-teman Kemenag," kata Arteria.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini