nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pimpinan Dilaporkan PKPI ke Polisi, Ketua KPU Imbau Jajarannya Tetap Tenang dan Solid

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 14:42 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 17 337 1887711 pimpinan-dilaporkan-pkpi-ke-polisi-ketua-kpu-imbau-jajarannya-tetap-tenang-dan-solid-47VS35YIOF.jpg Kantor KPU. Foto Okezone

JAKARTA - Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) resmi melaporkan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, pernyataan Hasyim mengenai rencana peninjauan kembali (PK) KPU terhadap putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang meloloskan PKPI sebagai peserta Pemilu 2019, merupakan pernyataan resmi lembaga.

"Saya menyerukan kepada KPU Provinsi dan kabupaten/kota untuk tetap tenang menyikapi masalah ini, tetap solid dan kuat menjaga kebersamaan," ujar Arief melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (17/4/2018).

Sementara Hasyim Asy'ari menegaskan bahwa dirinya tidak gentar terhadap pelaporan yang dibuat PKPI. "Akan saya hadapi. Ini resiko jabatan. Saya bertanggung jawab terhadap ucapan dan tindakan saya sebagai anggota KPU," ujarnya.

Bahkan, ia sempat mencurahkan isi hatinya seraya berkelakar lewat akun Twitter miliknya @hsym_asyari layaknya film Dilan 1990 terkait laporan yang dilayangkan parpol pimpinan AM Hendropriyono tersebut

BACA: Hendropriyono: PKPI Bukan Partai Kucing Kurap, Tapi...

BACA: Jokowi Harap PKPI Dapat Kerja Sama dengan Pemerintah

"Dilaporkan itu berat, biar saya saja...," kicau Hasyim seraya mengunggah foto bukti laporan polisi terhadap dirinya.

Sekadar informasi, PKPI melaporkan Komisioner KPU Hasyim Asy'ari ke Polda Metro Jaya pada Senin, 16 April 2018. Hasyim dilaporkan karena dinilai menyebarkan berita bohong, yaitu mengatakan KPU akan mengajukan PK terhadap putusan PTUN yang meloloskan PKPI sebagai peserta Pemilu 2019.

Ketum PKPI AM Hendropriyono Hadiri Sidang Adjudikasi di Bawaslu

Laporan ini tertuang dari laporan polisi nomor LP/2088/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimum tertanggal 16 April 2018. Pasal yang disangkakan kepada Hasyim Ashari adalah Pasal 27 ayat 3 jo Pasat 45 ayat 3 UU RI nomor 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2018 tentang ITE dan atau Pasal 310 dan atau Pasal 311 KUHP tentang pencemaran nama baik melalui media elektronik.

PKPI menilai dampak pernyataan Hasyim di media massa menyebabkan kekhawatiran. Pasalnya, saat ini partai tersebut tengah melakukan pendaftaran calon legislatif (caleg). PKPI khawatir bila PK atas putusan PTUN dikabulkan, maka KPU akan menganulir kepesertaan PKPI dalam pesta demokrasi.

Padahal, KPU menyatakan baru akan mempertimbangkan pengajuan PK ke Mahkamah Agung (MA) atas putusan PTUN itu. Sebab, KPU masih harus mengkaji lebih dalam demi mendapatkan bukti baru (novum) yang digunakan sebagai dasar pengajuan PK. Dengan demikian, KPU belum tahu kapan akan melakukan upaya hukum tersebut.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini