nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DPRD DKI Usulkan Kadis Perumahan dan Kadisdik Dicopot, Sandi: Kita Tak Akan Terburu-Buru

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 05:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 17 338 1887534 dprd-dki-usulkan-kadis-perumahan-dan-kadisdik-dicopot-sandi-kita-tak-akan-terburu-buru-ecgbydg5AX.jpg Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (Foto: Okezone)

JAKARTA – Isu perombakan atau rotasi satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sedang santer di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Hal itu mengingat Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno telah genap memimpin Ibu Kota selama enam bulan.

Ada dua SKPD yang kinerjanya menjadi perhatian dari DPRD DKI Jakarta, yaitu Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Agustino Darmawan dan Kepala Dinas Pendidikan Sopan Adrianto. Legislatif meminta keduanya dicopot dari pucuk pimpinan yang sedang diembannya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, pihaknya tak ingin terburu-buru dalam memutuskan sosok siapa saja yang akan diganti dan dipindahtugaskan nanti. Ia meminta seluruh pihak untuk bersabar dan menahan diri agar tak ada yang berspekulasi.

“Jangan terlalu berspekulasi, kita tunggu prosesnya ini baru saja dimulai kita tidak akan terburu-buru,” kata Sandi di Jakarta Selatan, Senin (16/4/2018).

Ia memastikan kalau pihaknya menilai kinerja dari masing-masing pimpinan SKPD secara objektif. Ia menyatakan, masukan dari seluruh pihak akan menjadi masukan untuk bahan pertimbangan.

“Kita akan review berdasarkan proses mekanisme, berdasarkan kinerjanya,” jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik meminta kepada Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno mencopot jabatan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Agustino Darmawan dan Kepala Dinas Pendidikan Sopan Adrianto.

(Baca Juga: Pimpinan DPRD DKI Minta Kadis Perumahan dan Pendidikan Dievaluasi)

Menurutnya, kedua dinas itu tak berkomitmen kepada pemimpinnya, sehingga sudah sewajarnya mereka tak menempati pucuk pimpinan dua lembaga tersebut. Pihaknya heran kedua lembaga itu tak mengerti dari rencana program yang mereka konsepkan.

"Misal dinas perumahan, dinas perumahan menurut saya harus segera (dievaluasi). Waktu kita tanya di rapat RPJMD, masa nggak paham apa yang dia mau lakukan, ya berhenti aja. Kemudian saya kira dinas pendidikan juga harus diganti. Semangatnya nggak ada,” kata Taufik di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini