nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Penambahan Waktu Ganjil-Genap di Jakarta, Dishub Akan Koordinasi dengan Polisi

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 06:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 17 338 1887536 soal-penambahan-waktu-ganjil-genap-di-jakarta-dishub-akan-koordinasi-dengan-polisi-QokGh0Cqh8.jpg Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)

JAKARTA – Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Metro Jaya terkait penambahan waktu jam ganjil-genap di kawasan jalan protokol Jakarta.

Seperti diketahui, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) berencana menambah jam pemberlakuan ganjil-genap di kawasan Sudirman dan Thamrin, Jakarta. Waktu ganjil-genap di kawasan tersebut akan ditambah menjadi 1 jam.

Dengan rencana penambahan 1 jam, ganjil genap di Jalan Sudirman dan Thamrin dimulai sejak pukul 06.00 WIB sampai 09.00 WIB.

"Tetapi saya bilang, saya akan koordinasi terlebih dulu dengan pihak Dirlantas Polda Metro Jaya untuk sekiranya usulan ini bisa dibahas dalam forum lalu lintas," jelas Andri di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

Andri mengaku belum bisa memutuskan apakah bakal menerapkan usulan itu atau tidak. Pihaknya mengajak BPTJ untuk membahas masalah itu di dalam sebuah diskusi lalu lintas.

"Sekali lagi, saya belum bisa menjawab. Saya akan koordinasi dulu dengan Dirlantas Polda Metro Jaya kalau misalnya masalah ini, usulan ini, diangkat di forum lalu lintas," imbuhnya.

Andri menambahkan, ketika agenda diskusi lalu lintas itu berlangsung, pihaknya bakal memberikan waktu kepada BPTJ untuk menjelaskan secara detail ihwal usulan tersebut. Dengan begitu, seluruh pihak akan mengerti mengenai dampak positif dan buruknya penambahan ganjil dan genapnya di Ibu Kota.

"Nanti forum lalu lintaslah yang undang BPTJ, usulannya seperti apa, mekanisme seperti apa, tahapannya seperti apa. Itu kan baru usulan beliau, kan boleh ajausul," papar Andri.

Ia pun juga memberikan pendapat soal uji coba ganjil-genap di jalan Tol Cibubur-Tangerang. Kata dia, harus ada evaluasi yang harus dilakukan agar pemberlakuan regulasi itu menuai hasil yang positif.

“Memang ada beberapa evaluasi yang pertama terkait masalah pengaturan waktu traffic light, pokoknya yang berhubungan dengan pintu keluarnya tol," tukasnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini