nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Motif Pembunuhan di Cawang, Pelaku Tak Terima Dimasukkan ke Dalam Grup Gay

Badriyanto, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 17:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 17 338 1887818 motif-pembunuhan-di-cawang-pelaku-tak-terima-dimasukkan-ke-dalam-grup-gay-rV8SyKpZ6N.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono (foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan prihal motif pembunuhan Ali Rahman (34) yang dilakukan oleh Petrus Paulus Ualubun (21).

Menurutnya, keduanya bukan pasangan sesama jenis melainkan tidak terima karena dimasukkan dalam group WhatsApp kaum LGBT.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono (foto: Okezone)

(Baca juga: Diduga Terbakar Cemburu, Pria Ini Tega Bunuh Temannya Sendiri)

Argo mengatakan, justru pelaku tidak merasa bagian dari kelompok LGBT, tapi korban tanpa seizin yang bersangkutan langsung memasukkan ke group WhatsApp, tempat kaum LGBT bersarang. Oleh karena itu, pelaku tidak terima dan memanggil korban yang kemudian berujung pembunuhan.

"Dia (Petrus) bukan LGBT maka dia marah, dan mempertanyakan kepada pelaku, kenapa dimasukin ke dalam grup itu," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (17/4/1018).

Tidak hanya itu, lanjut Argo, dalam grup WA itu juga korban meminta pelaku agar memfoto alat kelaminnya dan kemudian dibagikan ke grup LGBT tersebut. Namun, pelaku juga tidak bersedia dan bahkan ia tambah marah sehingga nekat menghabisi nyawa korban.

"Akhirnya, pelaku memanggil korban dan dilakukan pembunuhan," ucap mantan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur itu.

Sebelumnya, Ali ditemukan warga sudah tidak bernyawa di Gang Waru, Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur pada Senin 16 April kemarin malam. Saat ditemukan, korban sudah berlumuran darah tepatnya di gang dekat Universitas Kristen Indonesia (UKI) Cawang, Jakarta Timur.

(Baca Juga: Pembunuhan di Cawang, Korban & Pelaku Ternyata Pasangan Gay)

Awalnya, korban dan pelaku diduga pasangan kekasih sesama jenis, yang sedang cemburu. Namun setelah dilakukan introgasi dan pendalaman ternyata pelaku tidak terima dimasukkan ke dalam group LGBT.

Petrus ditangkap setelah melarikan diri ke rumah kakak kandungnya di Jalan Raya Serang, Sukadami, Cikarang Selatan, Bekasi pagi tadi. Petrus langsung digelandang ke Mapolres Metro Jakarta Timur untuk diperiksa secara intensif.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini