Image

Bertemu Tokoh Lintas Agama di Temanggung, Ganjar Dialog dengan Warga

Bramantyo, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 04:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 17 512 1887521 bertemu-tokoh-lintas-agama-di-temanggung-ganjar-dialog-dengan-warga-0g8adJgCQO.jpg Calon gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dialog dengan warga Desa Badran, Kecamatan Kranggang, Temanggu, Senin (16/4/2018). (Foto: Ist)

TEMANGGUNG – Kedatangan Calon Gubenur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di Desa Badran, Kecamatan Kranggan, Temanggung, sudah dinantikan warga.

Ini terlihat saat Ganjar tiba di desa tersebut. Sebuah tarian Gedroex Abluk Joyo langsung dilakukan anak-anak desa dengan rancak dan riang gembira.

Tak hanya tarian Gedroex Abluk Joyo saja, warga desa ini pun menyambut Ganjar dengan musik rebana.

Sebelum dialog bertajuk Ngangkring Lintas Agama bareng Ganjar dimulai, mereka menyenandungkan shalawat dengan nada yang diadaptasi dari lagu dangdut 'Jaran Goyang'.

Acara semakin asyik dan gayeng karena dalam dialog itu pun para tokoh lintas agama plus penghayat dipertemukan di tengah permukiman yang telah ditata sedemikian rupa untuk ajang dialog.

Para pemuka agama Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha dan sebagian penganut kepercayaan tampak hadir. Bersama Calon Bupati Temanggung Bambang Sukarno, Ganjar berdialog dengan warga hingga pukul 23.00 WIB.

Ganjar mengapresiasi eratnya kerukunan dan tingginya toleransi beragama di Desa Badran. Tingginya toleransi warga setempat ditunjukkan dengan kecakapan remajanya yang menginisiasi dialog tersebut. Salah satunya Nisa yang berani maju ke depan berhadapan dengan Ganjar.

"Jangan sampai kita tercerai berai karena bangsa kita mudah dipecah belah kalau tidak bersatu," kata siswa kelas XII SMA 2 Temanggung itu, Senin (16/2018).

(Baca Juga: Lewat Video, Ganjar Pranowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Sudirman Said)

Ganjar sangat setuju dengan ucapan gadis berkerudung itu. Disampaikannnya, bahwa Indonesia merdeka berkat usaha seluruh elemen bangsa.

Tak ada satu orang atau kelompok pun yang boleh mengklaim sebagai satu-satunya yang berjasa atas kemerdekaan itu.

(Calon gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dialog dengan warga Desa Badran, Kecamatan Kranggan, Temanggung, Senin, 16 April 2018. Foto: Dok Ist)

"Bung Karno dan Bung Hatta sadar betul, makanya menuliskan naskah proklamasi atas nama bangsa Indonesia. Maka dasar negara juga ditentukan dengan musyawarah para tokoh pendiri bangsa," katanya.

Meski acara berlangsung hampir tiga jam, warga tak beranjak hingga kelar. Selain dialog dikemas segar dengan guyonan, hiburan musik blues dan akustik membuat suasana tak terasa menjemukan.

Suguhan teh dan gorengan hangat dari angkringan juga membuat warga tak beranjak hingga larut malam.

Dian, salah satu penggagas acara, mengatakan, dialog dilangsungkan karena pemuda Desa Badran gelisah dengan maraknya isu SARA dibalut berita hoax di media sosial.

(Baca Juga: Polisi Libatkan Saksi Ahli di Kasus Fitnah terhadap Ganjar Pranowo)

Menjelang pemilihan gubernur Jateng dan Bupati Temanggung, pemuda memutuskan mengundang para kandidat yang memiliki komitmen anti SARA dan menjaga keutuhan bangsa.

"Maka kami mengundang Pak Ganjar untuk bersama-sama kami nantikan petuahnya bagaimana menjaga agar pemuda tidak mudah terombang-ambing berita hoax dan fitnah ini," tukasnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini