nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Agar Dilirik Industri, Peneliti Harus Jeli Ciptakan Inovasi

Susi Fatimah, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 15:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 17 65 1887593 agar-dilirik-industri-peneliti-harus-jeli-ciptakan-inovasi-1VrRYwmcae.jpg Foto: Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Hilirisasi hasil invensi dan inovasi oleh lembaga litbang dan perguruan tinggi terus didorong pemerintah agar dapat bermanfaat bagi masyarakat. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, seorang peneliti harus jeli dalam menciptakan inovasi. Inovasi yang baik yaitu yang dapat berguna dan dibutuhkan industri.

"Perusahaan akan bangkrut jika tidak ada keuntungan yang diperoleh dari penerapan teknologinya. Hari ini dengan ditandatanganinya kerjasama ini, kita akan melihat hasil inovasi bagi para peneliti untuk melakukan penelitian dan pengembangan agar bermanfaat bagi masyarakat dan industri," ujar Nasir di Jakarta, dalam siaran persnya, Selasa (17/4/2018).

Oleh karenanya, sambung dia, menjadi hal yang penting kerjasama antara Kemristekdikti dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) terkait pemanfaatan hasil inovasi bagi BUMN.

Nasir menambahkan, beberapa hasil inovasi yang sudah dimanfaatkan oleh BUMN diantaranya Kimia Farma yang sudah memanfaatkan Garam Farmasi, dan berharap ke depan akan semakin banyak lagi inovasi yang digunakan oleh industri.

Mantan Rektor Terpilih Undip itu berharap dengan adanya kerjasama ini peneliti lebih terpacu menghasilkan inovasi-inovasi yang sesuai dengan kebutuhan agar dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor, serta berkontribusi pada perekonomian dan menghasilkan invensi dan inovasi yang dapat diterapkan di masyarakat, industri, dan pembangunan bangsa.

Sementara itu, Menteri BUMN Rini M. Soemarno mengatakan dengan adanya kerjasama ini ia mendorong BUMN untuk melakukan komersialisasi hasil inovasi lembaga litbang dan perguruan tinggi di Indonesia sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang sehat dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Ini jadi landasan untuk hilirisasi hasil invensi dan inovasi yang berorientasi terhadap kebutuhan dan pemanfaatan industri di BUMN," ucap Rini.

(Menpan RB, Menteri Kementerian BUMN dan Menristekdikti sesaat sebelum MoU/Dok Kemristekdikti)

Selain itu, Menteri PAN-RB Asman Abnur mengatakan kerjasama ini saling menguntungkan dan berkelanjutan dalam mengakselerasi reformasi birokrasi, khususnya dalam pengembangan manajemen ASN. Asman berharap dengan dilaksanakannya kerjasama ini agenda reformasi birokrasi akan semakin akseleratif menuju terwujudnya birokrasi berkelas dunia tahun 2024.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini