nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantan Ibu Negara AS, Barbara Bush Meninggal Dunia

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 18 April 2018 09:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 18 18 1888050 mantan-ibu-negara-as-barbara-bush-meninggal-dunia-hU8sBVRpfW.jpg Barbara Bush meninggal dunia di usia 92 tahun. (Foto: Reuters)

WASHINGTON - Barbara Bush istri dari Presiden Amerika Serikat ke-41, George Bush sekaligus ibu dari Presiden ke-43 Amerika Serikat, George W. Bush, dikabarkan telah meninggal dunia pada Selasa, 17 April 2018 di usia 92 tahun.

Pada Minggu, keluarga Bush mengatakan bahwa Barbara yang kondisi kesehatannya memburuk telah memutuskan untuk tidak mendapatkan perawatan medis lebih jauh lagi dan memilih untuk memfokuskan diri pada perawatan “comfort care”. Menurut laporan dari beberapa media, Barbara telah berjuang melawan penyakit paru-paru kronis dan penyakit jantung dalam beberapa tahun terakhir.

Dia adalah ibu negara Amerika Serikat saat suaminya berada di Gedung Putih dari 1989 hingga 1993. Barbara juga menjadi perempuan pertama yang menyaksikan suami dan putranya disumpah sebagai presiden Amerika Serikat setelah George Walker Bush, menang dalam pemilihan presiden pada 2000.

BACA JUGA: Sudah Pulih, Barbara Pilih Temani George Bush di Rumah Sakit

George W. Bush yang menjabat selama dua masa bakti dari 2001 sampai 2009 mengungkapkan kesedihan keluarganya atas kepergian Barbara.

"Ibuku tersayang telah meninggal pada usia 92 tahun. Laura, Barbara, Jenna, dan saya sedih, tetapi jiwa kita sudah tenang karena kita tahu jiwanya sudah tenang. Barbara Bush adalah Ibu Negara yang luar biasa dan seorang wanita tidak seperti yang lain yang membawa kegembiraan, cinta, dan keaksaraan ke jutaan orang," kata George W. Bush sebagaimana dilansir BBC, Rabu (18/4/2018).

"Dia akan lama dikenang karena pengabdiannya yang kuat terhadap negara dan keluarga, dia melayani keduanya dengan sangat baik," kata Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump dalam pernyataan mereka.

Foto: Reuters

Barbara Bush adalah seorang pendukung hak-hak sipil dan mengampanyekan pemberantasan buta huruf di dunia. Dia mendirikan Yayasan Barbara Bush untuk Keaksaraan Keluarga untuk membantu orangtua dan anak-anak dari ketidakmampuan untuk menulis dan membaca.

Barbara Bush lahir dengan nama Barbara Pierce pada 8 Juni 1925 dan tumbuh besar di New York. Dia adalah putri dari Marvin Pierce, seorang penerbit majalah.

Pada 1941 Barbara bertemu dengan calon suaminya George Bush di sebuah pesta Natal di Connecticut . Saat itu, George adalah seorang penerbang angkatan laut yang sedang cuti dan pulang dari kancah Perang Dunia II.

Barbara kemudian keluar dari sekolah ternama Smith College demi menikah dengan sang pujaan hati. Pasangan Bush menikah pada 6 Januari 1945 dan baru saja merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang ke-73.

Meski berada di lingkungan politisi dengan suami dan anak yang pernah menjadi orang nomor satu di Amerika Serikat, Barbara Bush secara umum enggan untuk menyampaikan pandangan pribadinya dalam beberapa isu kontroversial. Dia juga pernah secara tegas membantah spekulasi bahwa dia memiliki pengaruh politik saat suaminya, Bush senior menjabat sebagai presiden Amerika Serikat.

Foto: Reuters

Meski begitu dia tidak segan mengeluarkan komentar pedas saat merasa perlu untuk membela suaminya seperti yang pernah ditunjukkannya beberapa kali sepanjang hidupnya.

Dia adalah sosok yang populer dengan beberapa jajak pendapat menunjukkan kepopulerannya sebagai ibu negara bahkan melebihi suaminya yang menjabat sebagai presiden Amerika Serikat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini