Keluarga Korban Penculikan Berharap Banyak pada Pertemuan Trump - Jong-un

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Kamis 19 April 2018 06:04 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 18 18 1888421 keluarga-korban-penculikan-berharap-banyak-pada-pertemuan-trump-jong-un-QbC20lz15w.jpg Shigeo Iizuka saat bertemu Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (Foto: Toru Hanai/AFP)

TOKYO – Rencana pertemuan antara Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dan Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, membawa harapan baru bagi Shigeo Iizuka. Warga Jepang berusia 79 tahun itu berharap isu penculikan adiknya, Yaeko Taguchi, oleh Korea Utara akan diangkat.

“Presiden Trump memahami isu penculikan dan saya pikir dia ingin menyelesaikannya. Ini akan menjadi langkah awal menuju resolusi,” ujar Shigeo Iizuka, melansir dari Mainichi, Kamis (19/4/2018).

“Saya ingin dia merancang strategi menyeluruh dan memanfaatkan kesempatan berharga mengingat ini mungkin saja menjadi yang pertama dan terakhir kali,” ucap Ketua Asosiasi Keluarga Korban Penculikan Korea Utara tersebut.

BACA JUGA: Kunjungi Trump, PM Jepang Upayakan Kesepahaman Terkait Korut 

BACA JUGA: Temui Trump, Keluarga Korban Penculikan Korut Siap Curahkan Isi Hati 

Pria berkacamata itu tidak hanya menginginkan penyelesaian soal penculikan saja saat dibahas oleh Donald Trump dan Kim Jong-un. Akan tetapi, Shigeo juga menginginkan adanya janji nyata dari Korea Utara mengenai pemulangan para korban.

THE BEST PHOTO OF THE WEEK: Presiden Donald Trump Temui Keluarga Korban Penculikan Korut

(Donald Trump bertemu keluarga keluarga korban penculikan Korut di Jepang. Foto: Reuters)

Kerabat korban penculikan lainnya, Kenichi Ichikawa, mengaku telah bertemu Presiden Trump saat orang nomor satu di Negeri Paman Sam itu berkunjung ke Jepang pada 2017. Pria berusia 73 tahun itu mengklaim Trump mengatakan akan berusaha meyakinkan agar para korban segera dipulangkan.

“Saya bersyukur dia akan mengangkat isu penculikan itu dalam pertemuan dengan Korea Utara. Kami sudah menderita selama 40 tahun. Pertemuan itu menjadi kesempatan langka. Kami berdoa untuk kemajuan isu tersebut,” ujar pria yang kehilangan adiknya, Shuichi Ichikawa pada 1978.

BACA JUGA: Jepang Puji Trump karena Sebut Penculikan Warganya dalam Pidato di Sidang Majelis Umum PBB

BACA JUGA: Adik Remaja Jepang yang Diculik Korut Berharap Trump Mampu Pulangkan Kakaknya 

Donald Trump mendapatkan pujian dari Jepang setelah mengangkat isu penculikan Megumi Yokota dalam pidato pertamanya di Sidang Majelis Umum PBB pada September 2017. Pria asal New York itu lantas mengutuk keras catatan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) Korea Utara.

Jepang secara resmi mencatat ada 17 orang warganya yang menjadi korban penculikan. Tokyo menuduh Pyongyang terlibat dalam sebagian besar penculikan. Meski lima dari 17 orang sudah dikembalikan pada 2002, Korut bersikeras bahwa delapan orang, termasuk Megumi Yokota, sudah meninggal dunia serta menyatakan empat lainnya tidak pernah memasuki tanah negara berpaham komunis tersebut.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini