nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

SNMPTN 2018, Prodi Farmasi dan Manajemen Paling Ketat Persaingannya

Agregasi Antara, Jurnalis · Rabu 18 April 2018 15:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 18 65 1888127 snmptn-2018-prodi-farmasi-dan-manajemen-paling-ketat-persainganya-RdKllJodHU.jpg Foto: Shutterstock

JAKARTA - Program Studi Farmasi di Universitas Syiah Kuala dan Manajemen di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menjadi program studi yang tingkat keketatan persaingannya paling tinggi pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018.

"Untuk kelompok sains dan teknologi, farmasi pada Universitas Syiah Kuala menjadi yang paling tinggi keketatan persaingannya dengan persentase 0,931 dan untuk kelompok soshum, yakni manajemen Universitas Negeri Jakarta dengan persentase 0,402," ujar Ketua Panitia Pusat SNMPTN 2018 Ravik Karsidi di Jakarta, baru-baru ini.

Untuk kelompok saintek, prodi lainnya yang termasuk ke dalam 10 besar yang kompetisinya ketat adalah

1. Farmani Universitas Syiah Kuala

2. Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Yogyakarta

3. Teknik Informatika Universitas Padjajaran

4. Aktuaria Universitas Indonesia

5. Ilmu Gizi Universitas Jenderal Soedirman

6. Farmasi Universitas Sebelas Maret,

7. Teknik Informatika Universitas Hasanuddin

8. Farmasi Universitas Diponegoro

9. Psikologi Universitas Sebelas Maret

10. Teknik Informatika di Universitas Negeri Semarang

Selanjutnya, untuk kategori soshum yang termasuk 10 besar lainnya yaitu:

1. Manajemen Universitas Negeri Jakarta

2. Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Jakarta

3. Manajemen Univesitas Negeri Yogyakarta

4. Akuntansi Universitas Negeri Jakarta

5. Akuntansi Universitas Negeri Yogyakarta

6. Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Jakarta

7. Manajemen Universitas Sebelas Maret

8. Manajemen Universitas Gadjah Mada

9. Sastra Inggris Universitas Negeri Jakarta

10. Pariwisata Universitas Gadjah Mada.

Sebanyak 110.946 siswa dinyatakan lulus SNMPTN di 85 kampus negeri. Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi yang dilakukan oleh panitia pusat dari jumlah pendaftar yang mencapai 586.155 siswa.

Jumlah siswa yang diterima per provinsi yang diterima, yakni Jawa Timur (14.518), Jawa Barat (11.519), Jawa Tengah (9.204), Sumatera Utara (8.079), Aceh (5.282), Sulawesi Selatan (5.168), Sumatera Barat (4.545), DKI Jakarta (4.025), Sulawesi Tenggara (3.734), dan Riau.

Sementara 10 besar siswa yang diterima per PTN adalah Universitas Brawijaya (3.341), Universitas Haluoleo (3.046), Universitas Diponegoro (2.929), Universitas Pendidikan Indonesia (2.563), Universitas Negeri Padang (2.476), Universitas Hasanuddin (2.466), Universitas Tadulako (2.374), Institut Teknologi Bandung (2.359), Universitas Negeri Malang (2.356), dan Universitas Jember (2.325).

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini