nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gempa Banjarnegara, 3 Masjid dan Ratusan Rumah Rusak

Taufik Budi, Jurnalis · Kamis 19 April 2018 08:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 19 512 1888601 gempa-banjarnegara-3-masjid-dan-ratusan-rumah-rusak-4J3fNWORcE.jpg Satu masjid roboh akibat gempa di Banjanegara (Foto: Taufik/iNews)

BANJARNEGARA - Gempa berkekuatan 4,4 SR yang melanda Kecamatan Kalibening, Banjarnegara, Jawa Tengah, menewaskan tiga orang dan puluhan lainnya luka-luka. Selain itu, ratusan rumah rusak termasuk tiga bangunan masjid, musala, dan sekolah.

Menurut data yang dihimpun dari BPBD Banjarnegara, kerusakan material di antaranya bangunan rumah dengan rincian Desa Kertosari 62 unit, Desa Kasinoman 217 unit, dan Desa Plorengan 37 unit. Untuk fasilitas umum yang rusak, berupa tiga bangunan masjid yang terletak di Desa Plorengan, Desa Kertosari, dan Desa Kasinoman. Selain itu, bangunan musala di Desa Kasinoman juga rusak, termasuk gedung SMP 2 Kalibening.

Jumlah pengungsi yang terdata sementara sebanyak 526 KK atau 2.104 jiwa. Mereka tersebar di beberapa titik pengungsian di empat desa di Kecamatan Kalibening yaitu Desa Kasinoman, Desa Kertosai, Desa Plorengan, dan Desa Sidakangen.

(Baca Juga: Pengungsi Gempa Banjarnegara Keluhkan Butuh Selimut dan Popok Bayi)

Sedangkan, tiga korban meninggal adalah Asep (13), pelajar, warga Desa Kasinoman Kecamatan Kalibening, Asri (100), warga Dusun Bakalan Desa Kertosari, dan Sumardi (80) warga Desa Kertosari.

Untuk korban luka tercatat sebanyak 21 orang yang dirawat di Puskesmas Kalibening dan di RSUD Banjarnegara. Sebagian besar korban menderita luka robek akibat tertimpa oleh bangunan yang roboh.

Sebelumnya diberitakan, Ribuan warga Kecamatan Kelibening Banjarnegara Jawa Tengah mengungsi karena rumahnya rusak parah akibat diguncang gempa bumi berkekuatan 4,4 SR. Mereka terpaksa tinggal berdesak-desakan di pengungsian dengan fasilitas seadanya.

"Kalau butuh, ya butuh semua. Mulai dari makanan, minuman di pengungsian ini kan tidak ada. Selain enggak sempat bawa, kan yang ada di rumah mungkin juga ketimpa reruntuhan bangunan," kata Fitri, warga Dusun Kebutuh Desa Kertosari, Kecamatan Kalibening Banjarnegara.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini