nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Petinggi PT Airbus Group Indonesia Diperiksa KPK Terkait Suap Pesawat

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 20 April 2018 12:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 20 337 1889227 petinggi-pt-airbus-group-indonesia-diperiksa-kpk-terkait-suap-pesawat-JRTDmPsEx6.jpg ilustrasi (dok.Antara)

JAKARTA - Nama CEO PT Airbus Group Indonesia, Laurent Godin masuk dalam jadwal pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini. Sedianya, Laurent akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saki.

Laurent‎ akan digali keterangannya terkait kasus dugaan suap proyek pengadaan pesawat dan mesin pesawat Airbus A330-300 milik PT Garuda Indoneia dari Rolls Royce Plc. Dia diperiksa untuk tersangka mantan Dirut PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar.

"Yang bersangkutan diperiksa untuk tersangka ESA (Emirsyah Satar)," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (20/4/2018).

 (Baca: KPK Periksa Emirsyah Satar Sebagai Saksi Tersangka Soetikno Soedarjo)

Selain Laurent, penyidik juga memanggil satu saksi lainnya dari pihak swasta. Saksi tersebut yakni, Hadi Rusli. Dia juga akan diperiksa untuk tersangka Emirsyah Satar.

 Loby KPK

(Loby KPK (Foto: Arie/Okezone)

Diketahui sebelumnya, KPK telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan suap pembelian pesawat dan mesin pesawat Airbus A330-300 milik PT Garuda Indonesia dari perusahaan mesin raksasa di dunia Rolls Royce.

Dua tersangka tersebut yakni, mantan Dirut PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar dan Beneficial Owner Connaught International, Soetikno Soedarjo sekaligus Bos PT MRA. Namun, hingga kini keduanya belum dilakukan penahanan oleh KPK.

 (Baca juga: KPK Periksa Eks Pejabat PT Garuda Indonesia Terkait Kasus Suap Emirsyah Satar)

Dalam kasus ini, Emirsyah diduga telah menerima suap dari perusahaan mesin Rolls Royce terkait dengan pengadaan mesin A330-300. Suap tersebut diberikan Rolls Royce kepada Emirsyah dalam bentuk uang dan barang melalui perantara Soetikno Soedarjo.

 Emirsyah Satar

(Emirsyah Satar saat berada di KPK (Foto: Antara)

Perkara ini dapat dikatakan lintas negara lantaran perusahaan mesin besar, Rolls Royce ‎Plc terseret sengkarut dugaan korupsi di beberapa negara. Negara-negara tersebut diantaranya, Indonesia, Inggris, dan Singapura.

Sebelumnya Senin 16 April lalu Direjtur MRA Soetikno juga diperiksa KPK. enyidik KPK juga memanggil saksi lainnya yakni, PNS PT Garuda Indonesia, Captain, Agus Wahjudo dan pihak swasta, Dwiningsih Haryanti ‎Putri. Namun, kedua saksi itu akan diperiksa untuk tersangka Emirsyah Satar.

 

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini