nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Pilu TKW Korban Kecelakaan Kapal di Perairan Johor

Aini Lestari, Jurnalis · Jum'at 20 April 2018 16:52 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 20 340 1889386 cerita-pilu-tkw-korban-kecelakaan-kapal-di-perairan-johor-sqgUvEmqWO.jpg Ella Sari, korban kecelakaan kapal di perairan Johor (Foto: Aini Lestari)

BATAM - Ella Sari, salah seorang tenaga kerja wanita (TKW) yang menjadi korban kecelakaan kapal di Perairan Batu Putih, Johor, Malaysia pada Kamis 19 April 2018 menyisakan cerita pilu. Ia harus tidak makan dan tidak tidur selama dua hari sebelum berangkat.

Selain itu, ia bersama dengan TKI lainnya ditempatkan di dalam hutan belantara yang berlokasi sangat jauh dari permukiman penduduk.

"Saya tidak makan, tidak tidur karena mau tidur tidak ada alas," ujarnya, Jumat (20/4/2018).

TKI Korban Kecelakaan Kapal di Johor 

Ella mengatakan, tak hanya menderita selama berada di hutan, ia juga mengaku sangat menderita selama berada di dalam kapal yang mengangkut dirinya dan ratusan TKI lainnya. Pasalnya, jumlah TKI melebihi kapasitas muatan kapal.

"Di dalam kapal itu berdempet-dempetan. Dan waktu mau masuk ke kapal, harus berjalan dulu di laut sampai air segini (sembari menunjuk ke arah dada)," kata Ella lagi.

Menuju ke pinggir pantai pun, lanjut Ella, tak mudah. Ia harus berjalan dari tengah hutan menuju pinggir pantai selama 9 jam. "Kami mulai jalan dari tengah hutan itu sekitar jam 02.00 siang dan baru sampai di pinggir pantai sekitar jam 11.00 malam. Dan waktu kejadian, saya sudah pasrah, antara mau mati atau ditangkap polisi. Waktu polisi datang mau menolong, kami pikir polisi Malaysia. Untungnya polisi Indonesia," katanya.

(Baca Juga: Kecelakaan Kapal di Perairan Johor karena Kehabisan Bahan Bakar)

Saat ini, kondisi Ella masih lemah. Ia sempat mendapat penanganan medis dari pihak dokter Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Batam sesaat tiba di Pelabuhan Batu Ampar. "Sekarang sudah mendingan tapi masih lemah. Karena saya kurang tidur, enggak makan dan berjalan cukup jauh," katanya.

 TKI Korban Kecelakaan Kapal di Johor

Hal yang sama juga disampaikan Anna, TKW asal Tanjungpinang. Anna menjelaskan bahwa ia dan para TKI lainnya dikumpulkan menjadi satu di dalam tengah hutan. Saat berada di dalam hutan, Anna mengaku tidak tidur. "Kami dikumpilin semua jadi satu di hutan. Tidur di situ, digigit nyamuk, digigit semut. Saya bayar 1.200 Ringgit Malaysia untuk (biaya pulang) ini," katanya.

(Baca Juga: Ratusan Korban Kecelakaan Kapal Adalah TKI yang Ingin Pulang ke Indonesia)

Sebelumnya, Ella Sari langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri sesaat setibanya di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Kamis 19 April sore. Ia dilarikan ke rumah sakit karena kondisi tubuh yang sangat lemas dan tengah hamil muda.

"Kebetulan korban ini tengah hamil 2 bulan. Kondisinya sangat lemas. Makanya langsung kami infus sekarang dibawa ke rumah sakit," kata Romer, dokter Kantor Kesehatan Pelabuhan Klas I Batam.

 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini