nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPU: Daftar Pemilih Tetap Kalbar 3,4 Juta Orang

Dina Prihatini, Jurnalis · Jum'at 20 April 2018 22:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 20 340 1889492 kpu-daftar-pemilih-tetap-kalbar-3-4-juta-orang-i02tg4W8ue.jpg Ilustrasi.

PONTIANAK - Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kalimantan Barat menetapkan Daftar Pemilihan Tetap (DPT) untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalbar sebanyak 3.436.127.

Ketua KPU Kalimantan Barat Umi Rifdiyawati mengatakan, rapat pleno penetapan DPT menyisakan dua persoalan. Pertama berkaitan dengan DPT kabupaten/kota yang belum rampung, lantaran masih ada pemilih yang belum masuk di dalam DPT.

“Ternyata masih ada data pemilih yang diduga belum masuk ke dalam DPT yakni di Sekadau dan Sanggau. KPU wajib merespons sepanjang data yang disampaikan adalah data yang otentik dan mempunyai bukti yang kuat. Kami meminta KPU dan Panwas Sekadau dan Sanggau untuk berkoordinasi,” ungkapnya kepada wartawan usai penetapan DPT di Santika Hotel, Jumat (20/4/2018)

Menurutnya, jumlah total kecamatan sebanyak 174, jumlah desa berjumlah 2.130, tempat pemilihan suara (TPS) berjumlah 11.658, pemilih laki-laki mencapai 175.5162, pemilih perempuan berjumlah 168.0965, dengan total pemilih tetap mencapai 3.436.127.

DPT

Menurut Umi, KPU kabupaten/kota sudah selesai menetapkan DPT. Namun penetapan itu dilakukan secara berjenjang. Mengingat itu merupakan data pemilih untuk pelaksanaan pilgub tahun ini.

(Baca juga: KPU: Pemilih Tetap di Pilkada Kota Bekasi 1,4 Juta Orang)

“Setelah pleno di kabupaten/kota dilanjutkan provinsi ternyata dalam rekap provinsi ada yang belum masuk. Dan itu dari masukan dari Bawaslu/Panwaslu dan tim paslon. Kami berupaya bisa selesai hari ini,” terang Umi.

Persoalan lain yang mencuat adalah daftar pemilih A.C, merupakan data pemilih yang berdasarkan proses pemutakhiran data pemilih oleh panitia pemutakhiran data pemilih (PPDP) dan direkap berjenjang. Ini merupakan penduduk non-KTP elektronik hasil coklit PPDP dengan status meragukan.

“Ini merupakan data pemilih potensial non KTP elektronik, KPU kabupaten/kota berkoordinasi dengan dinas kependudukan dan catatan sipil untuk mengklarifikasi, apakah sudah ada di dalam data base atau tidak,” kata Umi.

Ketua KPU Bengkayang Martinus menambahkan meski telah ditetapkan DPT, sejumlah daerah mengalami perubahan pasca-penetapan DPT.

Di Bengkayang misalnya, ada penyusutan daftar pemilih dari DPT pemilu terakhir, yakni Pilkada Bengkayang 2015. “Sebelumnya 166.215, dan sekarang DPT 163.486 pemilih,” pungkasnya

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini