nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahasiswa Undip Berhasil Bawa Pulang Double Gold dari Rusia

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Minggu 22 April 2018 16:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 20 65 1889195 mahasiswa-undip-berhasil-bawa-pulang-double-gold-dari-rusia-Yifjo6Z38R.jpg Foto: Dok Undip

JAKARTA - Lima mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip), berhasil berlaga di 21st Moscow International Inventions and Innovative Technology Salon “Archimedes” 2018 di Sokolniki Exhibition and Convention Centre, baru-baru ini.

Mereka adalah Christian M.T. Sinaga, Eko Wahyu Saputro, Aurelia Teresa Senduk, Beti Safitri dan Eti Kusuma yang merancang sebuah Artificial Tree bernama ATOMP (Artificial Transparant Tree of Membrane Photocatalyst) untuk berkompetisi.

Dilansir dari laman Undip, Minggu (22/4/2018), Christia dan keempat kawannya berhasil membawa pulang double gold medals dalam ajang tersebut.

Moscow International Inventions and Innovative Technology Salon “Archimedes” merupakan acara internasional tahunan dengan kegiatan berupa kompetisi dan pameran riset dan teknologi yang diadakan oleh Innovexpo dengan dukungan dari World Intellectual Property Organization, Administration of the President of the Russian Federation, Ministry of Education and Science of the Russian Federation, All-Russia Society of Inventors and Innovators, dan lainnya.

Kemudian hasil rancangan atau Artifical Tree yang mereka buat bekerja dengan cara menyerap udara dari atmosfer lalu menyaringnya dengan membran yang dipasang di dalam selang udara.

“Membran ini akan menyaring gas karbon dioksida (CO2) dengan gas-gas lain yang masuk. Selanjutnya, gas karbon dioksida ini akan dikonversi dengan teknologi plasma menjadi gas oksigen (O2) yang akan dilepaskan keluar sistem dan gas karbon monoksida (CO) yang akan disimpan untuk selanjutnya dapat diubah menjadi bahan bakar alternatif,” ujar Christian.

Mereka berhasil mengalahkan 26 negara lainnya seperti Thailand, Malaysia, India, Saudi Arabia, Korea Selatan, Kazakhstan, Taiwan, dan Portugal serta 55 regions dari Federasi Russia.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini