Image

Tentara Israel Tewaskan Empat Orang pada Pekan Ketiga Demonstrasi di Gaza

Rahman Asmardika, Jurnalis · Sabtu 21 April 2018 13:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 21 18 1889712 tentara-israel-tewaskan-empat-orang-tewas-pada-pekan-ketiga-demonstrasi-di-gaza-voOMRuc28m.jpg Pria Palestina menembakkan batu ke arah pasukan Israel dalam demonstrasi di Gaza, 20 April 2018. (Foto: AP)

GAZA – Demonstrasi Kepulangan Besar di perbatasan Gaza-Israel kembali memakan korban setelah tentara Israel menembak mati empat pengunjuk rasa Palestina pada Jumat. Tewasnya keempat warga Palestina tersebut membuat jumlah korban di pekan ketiga demonstrasi bertambah menjadi 35 orang.

Tanpa memedulikan selebaran peringatan yang disebarkan oleh pasukan keamanan Israel, warga Gaaza tetap mendekati pagar perbatasan. Beberapa di antara mereka menggunakan katapel untuk menembakkan batu ke arah pasukan Israel, sementara yang lainnya membawa pemotong kawat untuk memotong pagar perbatasan.

BACA JUGA: Sebar Leaflet, Israel Imbau Warga Gaza Menjauh dari Perbatasan

Di antara korban yang tewas terdapat seorang anak berusia 15 tahun yang ditembak di utara Gaza. Pejabat kesehatan Palestina mengatakan, sampai saat ini 156 telah dilaporkan terluka akibat tembakan tentara Israel.

Jatuhnya korban anak-anak dalam demonstrasi ini mendapat kecaman dari Utusan PBB untuk Timur Tengah, Nickolay Mladenov.

“Sungguh memalukan untuk menembak anak-anak! Bagaimana pembunuhan seorang anak di Gaza saat ini membantu perdamaian? Tidak mambantu! Ini memicu kemarahan dan melahirkan lebih banyak pembunuhan. Anak-anak harus dilindungi dari kekerasan, tidak terekspos pada kekerasan, ” cuitnya melalui Twitter sebagaimana dilansir Reuters, Sabtu (21/4/2018).

Demonstrasi Kepulangan Besar yang menuntut hak kembali para pengungsi Palestina ke tanah mereka di Israel telah berlangsung selama tiga pekan sejak dimulai pada 30 April. Demonstrasi direncanakan berjalan selama enam pekan sampai mencapai puncaknya pada 15 Mei.

Pimpinan Hamas, Ismail Haniya mengatakan, pada puncak demonstrasi, suasana di Gaza juga akan terjadi di seluruh garis depan Israel.

"Saya katakan kepada rakyat kami di mana-mana, bersiaplah untuk banjir manusia di semua perbatasan Palestina, di dalam tanah yang diduduki dan di luar tanah yang diduduki," kata Haniya saat mengunjungi salah satu kamp di perbatasan. "Saya katakan kepada (penjajah Israel) waktu Anda sudah habis."

BACA JUGA: Pekan Kedua Demonstrasi Gaza, Hampir 30 Warga Palestina Tewas Diterjang Peluru Israel

Israel menyalahkan Hamas atas kekerasan yang terjadi di Gaza, menuduh organisasi tersebut melakukan aksi teror selama demonstrasi. Hamas telah membantah tuduhan tersebut.

Meskipun penyelenggara mengatakan protes utama dimaksudkan berlangsung damai, beberapa pengunjuk rasa telah maju ke arah perbatasan dari perkemahan untuk melemparkan batu dan membakar ban di dekat pagar.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini