nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasca-Penyanderaan oleh KKSB, TNI Masih Berjaga-jaga di Kampung Aroanop

Saldi Hermanto, Jurnalis · Sabtu 21 April 2018 10:57 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 21 340 1889679 pasca-penyanderaan-oleh-kksb-tni-masih-berjaga-jaga-di-kampung-aroanop-Fa2cdKf7R1.jpg Pasukan TNI mengamankan Kampung Aroanop dari gangguan KKSB Papua. (Foto: Saldi Hermanto/Okezone)

TIMIKA – Kampung Aroanop yang baru saja dikuasai pasukan TNI dari kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) pada Kamis 19 April 2018, sekira pukul 05.30 WIT, kini dalam kondisi aman dan terkendali. Petugas terus berjaga-jaga di sekitar lokasi dan melakukan patroli secara rutin pada enam dusun yang ada di kampung itu.

Gangguan KKSB di perkampungan wilayah Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, masih dimungkinkan terjadi lagi. Oleh karena itu, kini TNI terus menyiagakan pasukannya di kampung terakhir yang dikuasai dan terus melakukan pembersihan atas kelompok separatis bersenjata tersebut.

(Baca: 3 Guru di Aroanop Kembali Berhasil Dievakuasi TNI dari Penyanderaan KKSB)

"Karena baru dua hari kita menguasai Kampung Aroanop, maka anggota kami yang ada di sana masih berjaga-jaga dan melaksanakan patroli-patroli di seputaran Aroanop dalam rangka pengamanan kampung itu terhadap KKSB, yang mungkin dia akan mendekat lagi suatu ketika," terang Komandan Satgas Operasi Pembebasan Perkampungan di Tembagapura Kolonel Inf Frits Pelamonia, di Timika, Sabtu (21/4/2018).

Saat ini, lanjut dia, aktivitas masyarakat setempat sudah kembali berjalan seperti biasa. Pasukan TNI dipastikan terus mengamankan wilayah itu sehingga masyarakat tak terganggu dan KKSB tidak mendekat lagi.

"Dari kemarin saat evakuasi pertama, kami sudah mengatakan kepada mereka (masyarakat) bahwa kampung ini sudah aman, sudah diduduki dan dikuasai oleh kita TNI, sehingga aktivitas kehidupan masyarakat bisa berjalan seperti biasa," jelasnya.

Memang, lanjut Frits, saat ini pasukan TNI di bawah pimpinannya masih sebatas berjaga-jaga untuk mengamankan wilayah Kampung Aroanop, tetapi bukan berarti tidak melakukan pengejaran terhadap KKSB. Pengejaran akan terus dilakukan meski saat ini keberadaan KKSB diduga berada di sekitaran Kampung Jagamin.

"Kalau itu pasti ada, karena kita tahu sendiri tindakan mereka sudah melanggar batas, dan pimpinan kita menyampaikan ya kita kejar," ujarnya.

Frits menuturkan, meskipun KKSB sudah berulang kali melakukan aksi teror, kekerasan, penyanderaan, hingga tindakan asusila terhadap guru serta masyarakat di wilayah Distrik Tembagapura, diharapkan hal tersebut tidak terulang lagi. Apa yang sudah terjadi di Kampung Aroanop diharapkan yang terakhir dilakukan oleh KKSB.

(Baca: Guru dan Kepsek Sakit Hati atas Ulah KKSB di Kampung Aroanop Papua)

"Walaupun dia (KKSB) sudah melakukan tindakan kekerasan di Aroanop dan beberapa kampung sebelumnya, ya itu terakhirlah walaupun dia nanti lewat Jagamin," ucapnya.

"Harapan kami mudah-mudahan dia tidak melakukan hal sama yang melanggar. Karena kita tahu, di Jagamin itu adalah masyarakat asli Papua sendiri, orang-orang kita, saudara-saudara kita sendiri. Tega banget kalau dia melakukan hal yang sama lagi terhadap masyarakat kita yang di Jagamin. Tetapi apabila dia melakukan hal seperti itu, ya kita tetap mengejar mereka," tegasnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini