Nikaragua Batalkan Perubahan Sistem Jaminan Sosial Demi Akhiri Demonstrasi

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 23 April 2018 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 23 18 1890292 nikaragua-batalkan-perubahan-sistem-jaminan-sosial-demi-akhiri-demonstrasi-pbMpVNcFfk.jpg Presiden Nikaragua, Daniel Ortega. (Foto: Reuters)

MANAGUA - Presiden Nikaragua, Daniel Ortega mengatakan, rencana perubahan sistem jaminan sosial yang memicu terjadinya demonstrasi dan kerusuhan di negara itu selama beberapa hari terakhir telah dibatalkan untuk mengakhiri krisis terbesar yang saat ini terjadi pada pemerintahannya.

Ortega telah bersikap defensif sejak demonstrasi dimulai di sebagian besar Nikaragua pada Rabu. Demonstrasi tersebut digelar untuk menentang rencana pemerintah untuk meningkatkan kontribusi jaminan sosial pekerja dan menurunkan uang pensiun.

Kekerasan yang terjadi selama demonstrasi telah menewaskan sedikitnya delapan orang dan memicu kepanikan di seluruh negeri. Kelompok hak asasi mengklaim jumlah korban tewas dalam kerusuhan yang terjadi jauh lebih besar lagi.

BACA JUGA: Sedikitnya Tiga Orang Tewas dalam Demonstrasi Anti-Pemerintah di Nikaragua

Demonstrasi di Ibu Kota Managua menurun secara signifikan setelah Ortega mengumumkan pembatalan rencana tersebut. Setidaknya masih ada satu demonstrasi yang direncanakan digelar Senin ini.

Kekerasan yang terjadi selama demonstrasi, terutama kekerasan yang dilakukan pihak keamanan Nikaragua telah mendapat kritik dari berbagai pihak. Paus Fransiskus, Pemerintah Amerika Serikat dan para pemimpin usaha mendesak Ortega untuk menghentikan kekerasan sebelum dia akhirnya muncul di televisi untuk menarik kembali semua keputusan yang diumumkan pekan lalu.

"Resolusi sebelumnya, 16 April 2018, yang merupakan resolusi yang memulai seluruh situasi ini, dicabut, dibatalkan, disisihkan," kata Ortega sebagaimana dilansir Reuters, Senin (23/4/2018).

Polisi anti huru-hara Nikaragua berjaga dalam demonstrasi 21 April 2018. (Foto: Reuters)

Pemerintah berpendapat perubahan kesejahteraan diperlukan untuk meningkatkan keuangan Nikaragua, dan Ortega mengatakan pembicaraan akan diadakan untuk menyusun rencana baru untuk memperkuat sistem jaminan sosial. Namun, perubahan tersebut disambut dengan protes dan demonstrasi dari rakyat Nikaragua.

BACA JUGA: Seorang Reporter Tewas Ditembak di Tengah Laporan Langsung Demonstrasi Nikaragua

Nikaragua telah menjadi salah satu negara yang stabil di Amerika Tengah dan secara umum berhasil menghindari gejolak yang disebabkan oleh kekerasan geng atau pergolakan politik yang terkadang melanda negara-negara tetangganya seperti Honduras, El Salvador dan Guatemala dalam beberapa tahun terakhir.

Presiden Ortega telah memimpin negara itu dalam sebuah periode kestabilan yang menggabungkan antara kebijakan sosialis dan kapitalisme. Namun, beberapa mengkritik Ortega dan istrinya, Wakil Presiden Rosario Murillo berusaha membangun kediktatoran keluarga.

Meski tergolong stabil, Nikaragua masih menjadi salah satu negara termiskin di Benua Amerika.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini