Image

Serangan Udara Hantam Pernikahan di Yaman, 20 Orang Tewas

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 23 April 2018 19:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 23 18 1890435 serangan-udara-hantam-pernikahan-di-yaman-20-orang-tewas-5LvYXWnDVX.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

SANAA – Serangan udara yang dilakukan koalisi pimpinan Arab Saudi menghantam sebuah pesta pernikahan di Hajjah, Yaman. Menurut pengakuan warga dan tim medis setempat, sedikitnya 20 orang tewas dalam serangan tersebut.

Kepala Rumah Sakit Al Jumhouri menuturkan, pihaknya menerima 40 jenazah yang sebagian besar dalam kondisi hancur atau bagian tubuhnya terpisah. Selain itu, sebanyak 46 orang luka-luka, termasuk 30 anak-anak, dalam serangan tersebut.

“Kami menyikapi laporan ini dengan sangat serius dan akan melakukan penyelidikan menyeluruh sebagaimana laporan-laporan lainnya,” ujar seorang juru bicara koalisi Arab Saudi yang namanya dirahasiakan, mengutip dari Reuters, Senin (23/4/2018).

BACA JUGA: Korban Tewas Bom di Pesta Pernikahan Jadi 131 Orang

Stasiun televisi Al Masirah, yang berafiliasi dengan milisi Houthi, melaporkan 33 orang tewas dan 55 orang lainnya luka-luka lewat akun Twitter. Houthi, yang didukung oleh Iran, diketahui menguasai Hajjah dan sebagian besar wilayah utara Yaman.

Sebagaimana diketahui, koalisi Arab Saudi menggempur Houthi di Yaman sejak 2015. Konflik tersebut sudah menewaskan lebih dari 10 ribu orang dan menyebabkan jutaan lainnya berada dalam kondisi darurat seperti bencana kelaparan serta berisiko terkena penyakit kolera.

Pada akhir September 2015, koalisi pimpinan Arab Saudi dituduh menyerang sebuah pesta pernikahan di Desa Al Wahga, Yaman. Korban tewas serangan tersebut mencapai 131 orang hingga Sekretaris Jenderal PBB saat itu, Ban Ki-moon, mengecam keras tindakan koalisi pimpinan Arab Saudi.

BACA JUGA: Lagi, Pesta Pernikahan di Yaman Dihantam Bom 

BACA JUGA: Arab Saudi Bantah Hancurkan Pernikahan di Yaman

Berselang satu pekan kemudian, pesta pernikahan lainnya di Yaman juga menjadi sasaran serangan udara. Sebuah pesta pernikahan di Sanban, Provinsi Dhamar, dihantam serangan bom dari koalisi Arab Saudi hingga menewaskan 13 orang dan melukai 38 lainnya.

Koalisi pimpinan Arab Saudi diketahui melancarkan serangan udara guna membantu pasukan pemerintah Yaman di bawah Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi untuk menumpas Houthi. Kelompok militan tersebut diketahui menguasai Ibu Kota Sanaa hingga Mansour Hadi terpaksa melarikan diri ke Arab Saudi untuk mencari perlindungan serta memindahkan Ibu Kota ke Aden.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini