nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

10 Orang Tewas Saat Sebuah Mobil Tabrak Pejalan Kaki di Toronto, Kanada

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 24 April 2018 09:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 24 18 1890689 10-orang-tewas-saat-sebuah-mobil-tabrak-pejalan-kaki-di-toronto-kanada-m85f6U5eHt.jpg Suasana tempat kejadian perkara usai serangan terjadi. (Foto: Reuters)

TORONTO – Seorang pria dengan sengaja menabrakkan mobilnya ke arah kerumunan orang pada jam makan siang di Toronto, Kanada, menewaskan 10 orang dan melukai 15 lainnya di sepanjang trotoar yang dipenuhi pejalan kaki. Insiden yang disebut oleh Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau sebagai serangan yang tragis dan tidak berperikemanusiaan itu adalah salah satu yang terburuk dalam sejarah Kanada.

Kepala Kepolisian Toronto, Mark Saunders mengidentifikasi pelaku sebagai seorang pria berusia 25 tahun bernama Alek Minassian. Dia mengatakan bahwa Minassian sebelumnya tidak dikenal oleh pihak berwenang.

“Aksi itu terlihat disengaja,” kata Sanders dalam konferensi pers terkait insiden tersebut sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (24/4/2018).

BACA JUGA: Serangan Teror di Kanada Lukai 1 Polisi dan 4 Warga

Media Kanada mengatakan bahwa Minassian diketahui tidak memiliki afiliasi dengan kelompok militan mana pun. Hal serupa disampaikan Menteri Federal Keselamatan Publik, Ralph Goodale yang mengatakan bahwa insiden ini diduga tidak berkaitan dengan keamanan nasional.

Reuters mewartakan, pelaku mengarahkan van sewaan yang dikendarainya ke arah kumpulan pejalan kaki sekira pukul 1.30 siang waktu setempat. Sebuah video yang diambil saksi mata memperlihatkan pelaku yang dibekuk oleh polisi berteriak “bunuh saya” dan mengarahkan sebuah objek yang tidak diketahui ke arah petugas.

"Dengan sangat sedih saya mendengar tentang serangan tragis dan tidak berperikemanusiaan yang terjadi di Toronto sore ini," kata Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau dalam pernyataannya terkait insiden ini. "Kita semua harus merasa aman berjalan di kota dan komunitas kita."

Kejadian ini hanya berselang beberapa bulan setelah seorang pengungsi Somalia didakwa atas tuduhan percobaan pembunuhan terkait aksinya saat menabrak empat pejalan kaki dan menusuk seorang petugas kepolisian di Edmonton, Alberta.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini