Indonesia Jadi Negara Tamu di Pameran Buku Internasional Kuala Lumpur 2018

Feby Novalius, Okezone · Kamis 26 April 2018 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 26 65 1891679 indonesia-jadi-negara-tamu-di-pameran-buku-internasional-kuala-lumpur-2018-43ynBlI9EJ.jpg Ilustrasi: Foto Antara

Indonesia akan tampil dengan konsep Business to Business (B2B) dan Business to Costumer (B2C) dengan menampilkan keragaman produk industri kreatif: buku, boardgames, merchandise, karakter dan film, papar Rosidayati. Ia menambahkan, jumlah buku yang akan ditampilkan di KLIBF lebih dari 1000 judul buku dengan volume sebanyak 10,838 eksemplar buku dari berbagai genre: anak, sastra, komik, islami, keterampilan, pengetahuan umum, dll.

Baca Juga : 18 Seniman Indonesia Beraksi dalam Pameran International Art Biennale di Beijing

Berasal dari berbagai penerbit, antara lain Asma Nadia Publishing, Republika, Dar Mizan, Bentang Pustaka, Mizan Publishing, Noura Book, CAB, Pelangi Mizan, Zikrul Hakim, Bestari, Zettaminds Studio, Yayasan Pustaka Obor Indonesia, Wahana Inspirasi Nusantara, Tazkia Publishing, Rosdakarya, Prasetiya Mulya, Inari, Haru, Zettu, Skylar Books, Sinar Kejora, Rak Buku, Penebar Swadaya, Penebar Plus, PACI, Lafazh Kids, JB Publisher, Cerdas Interaktif, Bypass, Bee Media, Aksara Plus, Maghfirah Pustaka, Nakhlah Pustaka, Pustaka Mina, Papas Sinar Sinanti, Kesaint Blanc, Indie Book Corner, Gre Publishing, Gramata, Pustaka Al Kautsar, Gramedia Pustaka Utama, Elex Media Komputindo, Bhuana Ilmu Populer, Grasindo, Kepustakaan Populer Gramedia dan M & C.



Tak hanya itu, Indonesia juga akan menghadirkan deretan penulis dan kreator terbaik Indonesia, antara lain Dr. M. Syafii Antonio, Widodo Saputro, Sapardi Djoko Damono, Faza Meonk, Aan Mansyur, A. Fuadi, Habiburrahman El Shirazy, Tasaro GK dan Fayanna Ailisha Davianny. Dua penulis Indonesia, Andrea Hirata dan Asma Nadia, diundang oleh panitia Konferensi Penulis Malaysia yang kegiatannya diselenggarakan pada saat KLIBF berlangsung. Bersama KBRI di Malaysia, Indonesia akan mempromosikan berbagai potensi lainnya, seperti pendidikan, pariwisata, dll.

Tak ketinggalan, Ikapi pun bekerja sama dengan penerbit dan pengembang boardgame Indonesia dengan menghadirkan Andre Muslim Dubari dari Manikmaya Games dan Erwin Skripsiadi dari Hompimpa Games. Kehadiran mereka yang juga mewakili boardgame lainya seperti Kompas, Coralis Entertainment, Chiveus, Feira Tochi, Vista Lab dan C&Cov berkeinginan untuk memperkenalkan boardgame Indonesia yang berfokus pada nilai-nilai budaya Indonesia yang dapat dinikmati komunitas boardgame Malaysia serta seluruh lapisan masyarakat.


Baca Juga :  Pameran Buku Terbesar di Asia Tenggara Hadir di Indonesia


Dukungan serius Pemerintah bagi kehadiran Indonesia sebagai Negara Tamu di ajang KLIBF datang melalui Bekraf. “Ini bukti Bekraf terus serius mendukung perkembangan subsektor penerbitan Indonesia untuk mendunia. Sebelumnya, Bekraf juga aktif mendukung kehadiran Indonesia di Frankfurt Book Fair, Asian Festival of Children’s Content di Singapura, London Book Fair dan tahun ini Bekraf kembali mendukung kehadiran Indonesia sebagai negara tamu di KLIBF,” ujar Direktur Pengembangan Pasar Luar Negeri Bekraf Boni Pudjianto.

KLIBF yang telah diselenggarakan dari tahun 1981 hingga sekarang, telah menjadi ajang pertemuan para pecinta buku dengan penerbit-penerbit Malaysia dan mancanegara. Dari tahun 2013 hingga 2017, tercatat sekitar dua juta pecinta buku mengunjungi KLIBF setiap tahunnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini