nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Megawati Minta Gus Ipul-Puti Kerja Keras di Masa Kampanye

Syaiful Islam, Jurnalis · Sabtu 28 April 2018 17:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 28 519 1892411 megawati-minta-gus-ipul-puti-kerja-keras-di-masa-kampanye-oIuV58UcVW.jpg Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Gus Ipul, Puti Guntur Sukarno, dan Tri Rismaharini (Foto: Ist)

SURABAYA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) - Puti Guntur Soekarno untuk terus bekerja keras pada masa kampanye di Pilgub Jatim 2018.

Megawati juga meminta pasangan calon itu untuk terus melakukan konsolidasi dengan seluruh parpol pendukung, seperti Gerindra, PKB dan PKS. Dengan begitu, Gus Ipul-Puti bisa memperoleh kemenangan dalam pertarungan di Pilgub Jatim yang akan berlangsung pada 27 Juni 2018.

"Kerja keras, semua kesempatan dan waktu yang ada dimanfaatkan. Konsolidasi dengan parpol pendukung juga harus terus ditingkatkan," terang Gus Ipul menirukan pesan Megawati usai menggelar pertemuan tertutup di ruang VIP Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Sabtu (28/4/2018).

Menurut Gus Ipul, dirinya bersama Puti sudah siap menjalankan instruksi dari Megawati. Dalam pertemuan tertutup yang juga dihadiri Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Ketua DPC PDIP Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, Gus Ipul dan Puti juga sempat ditanya Megawati soal isu yang sedang ramai di Pilkada Jawa Timur.

Gus Ipul menjawab jika sekarang lagi ramai soal pendamping PKH (Program Keluarga Harapan) yang jadi bahan pembicaraan. Kemudian Megawati hanya mengangguk. Tentang parpol koalisi, Gus Ipul dan Puti memastikan seluruh mesin parpol sudah berjalan dan kerja keras.

(Baca Juga: Hari Ini Megawati Pimpin Rapat Pemenangan Gus Ipul-Puti Guntur)

"PKB, PDIP, Gerindra, dan PKS sudah kerja keras. Tiada henti. Para relawan juga telah bergerak. Mudah mudahan hasilnya semakin baik," ungkap Gus Ipul.

Gus Ipul menambahkan, dirinya meminta pada seluruh pendamping PKH agar tetap bekerja amanah. Sebab program PKH dibuat Presiden Jokowi, bukan oleh personal seorang. Sehingga tidak boleh disalahgunakan apalagi untuk kepentingan politik.

(Baca Juga: Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru, Puti Guntur Teken Kontrak Politik)

"Saya harap para pendamping PKH tetap kuat iman, independen, karena rawan dimanfaatkan dan disalahgunakan. Tetap amanah, jangan melukai demokrasi dan masyarakat miskin. Itu program pemerintah bukan orang per orang. Tidak boleh ditunggangi untuk kepentingan politik," harap Gus Ipul.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini