Miras Oplosan Kembali Memakan Korban, Tiga Orang Tewas di Bandung

CDB Yudistira, Okezone · Senin 30 April 2018 16:14 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 30 525 1892942 miras-oplosan-kembali-memakan-korban-tiga-orang-tewas-di-bandung-8tO8IaQrpy.jpg Ilustrasi.

BANDUNG - Miras oplosan kembali memakan korban, kali ini terjadi di wilayah Kabupaten Bandung. Tiga orang meninggal dunia dan lima orang lainnya masuk rumah sakit akibat minuman keras racikan tersebut.

Kabid Humas Polda Jabar, AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kasus pertama keracunan miras racikan terjadi pada Sabtu 28 April 2018 di wilayah Pangalengan, Kabupaten Bandung. Saat itu, empat pemuda yakni Syahrul, Jamjam Fajrian (18), Arif Gustiana (18) dan Riyadi Primayanti (20) tengah berpesta miras oplosan. Keempatnya berpesta miras di kawasan hutan Artapela.

"Mereka menenggak minuman alkohol murni yang dicampur minuman berenergi serta air mineral," kata Trunoyudo, saat dikonfirmasi melalui pesan singkatnya, Senin (30/4/2018).

Setelah menenggak miras oplosan, keempatnya mengalami mual, pusing, sesak nafas sehingga tidak bisa kembali pulang. Keesokan harinya, Minggu 29 April, para orang tua korban mencari keberadaan anak-anaknya. Saat ditemukan, Syahrul telah dalam keadaan meninggal dunia. Sementara tiga korban lainnya dalam keadaan terkulai lemas. Para korban kemudian langsung dibawa ke pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) untuk mendapat tindakan.

Miras oplosan

"Dari pemeriksaan terhadap korban, korban ini meracik sendiri mirasnya, dengan racikannya empat botol alkohol 70 persen dicampur dengan air mineral dua botol dan dicampur minuman berenergi sebanyak tiga sachet," jelasnya.

(Baca juga: Bukan Methanol, Tapi Inilah yang Bahaya di Miras Oplosan)

Kejadian miras racikan lainnya, lanjut Trunoyudo terjadi masih di wilayah Pangalengan, Kabupaten Bandung, yang terjadi pada Jumat 27 April 2018. Diketahui dua orang tewas dan dua orang lainnya harus dirawat intensif setelah keempat korban meminum miras racikannya sendiri.

Saat kejadian, keempat korban yang di antaranya bernama Pian (13), Dandi (20), Aksan (15) dan Peri (18), menenggak miras hasil racikan sendiri, di pinggiran jalan di wilayah Pangalengan. Setelah itu, para korbannya mengalami pusing, mual, jantung berdetak kencang dan menderita sesak napas hebat.

Keesokan harinya, Pian dan Dandi meninggal dunia. Sementara dua korban lainnya tengah dalam perawatan. "Hasil pemeriksaan korban dirawat, mereka menenggak minuman miras yang diracik sendiri oleh seorang korbannya. Adapun racikannya yakni minuman ringan dicampur dengan alkohol 70 persen," terangnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini