nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mendikbud: Pendidikan Indonesia Butuh Penguatan HOTS

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Rabu 02 Mei 2018 17:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 02 65 1893685 mendikbud-pendidikan-indonesia-butuh-penguatan-hots-3HGU8inzuR.jpg Mendikbud Muhadjir Effendy (Harits/Okezone)

JAKARTA - Menteri Pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa pendidikan di Indonesia masih membutuhkan penguatan standar high order thingking skill (HOTS). HOTS, salah satu standar international yang diakui Indonesia membutuhkan keterlibatan banyak pihak dalam membangun pendidikan.

“Harus membutuhkan penguatan karena implementasi dari HOTS, itu memang melibatkan banyak elemen,” kata Muhadjir usai memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Rabu (2/5/2018)

Menurut Muhadjir, standar penguatan HOTS dalam pendidikan butuh banyak melibatkan elemen seperti untuk membenah konten, metodologi, pembelarajan, guru, kesiapan murid, hingga sarana dan prasarana.

https: img.okeinfo.net content 2016 04 03 65 1352722 ratusan-sma-bekasi-belum-pakai-unbk-8NVL19HarS.jpg

Muhadjir menjelaskan bahwa Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini sudah memasukkan soal berstandar HOTS di dalamnya. Tetapi, soal yang dimasukkan hanya 6 sampai 8 persen, sebagai cara pengenalan standar soal.

Pemerintah berencana menambah standar HOTS dalam soal UNBK tahun mendatang. “Tahun depan akan kita tingkatkan, seperti khususnya kemampuan guru akan kita dorong dengan pelatihan dan kurikulumnya, kontennya akan kita benahi,” ujar dia.

Muhadjir mengatakan bahwa penggunaan soal berstandar HOTS dalam UNBK untuk mendorong daya pikir siswa. “Sengaja untuk mendorong budaya kirits siswa, proses berpikiri mereka dapat dilihat dari jawabannya,” pungkasnya.

 

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini