nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korut Akan Bebaskan Tahanan Asal AS, Gedung Putih: Itu Tanda Itikad Baik Pyongyang

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 04 Mei 2018 10:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 04 18 1894345 korut-akan-bebaskan-tahanan-asal-as-gedung-putih-itu-tanda-itikad-baik-pyongyang-2L8XtJymBY.jpg Foto: Reuters

WASHINGTON – Gedung Putih mengatakan akan menyambut baik pembebasan warga negara Amerika Serikat yang ditahan di Korea Utara sebagai bentuk itikad baik dari Pyongyang menjelang pertemuan tingkat tinggi antara Presiden Donald Trump dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un yang tengah direncanakan.

Harapan akan pembebasan tiga tahanan warga negara Amerika Serikat itu tumbuh beberapa pekan menjelang pertemuan kedua pemimpin negara yang saling berseteru. Berdasarkan keterangan pengacara Presiden Trump, Rudy Giuliani kepada Fox News, Pyongyang akan membebaskan ketiga tahanan itu pada Kamis, namun tidak diketahui apakah Giuliani mengetahui proses negosiasi terkait pembebasan tersebut atau tidak.

BACA JUGA: Dituduh Mata-matai Korut, Pria AS Dipenjara 10 Tahun

Merespons kabar dari Giuliani, Gedung Putih menyatakan belum dapat mengonfirmasi kebenaran dari laporan tersebut.

“Kami tidak dapat mengonfirmasi validitas dari setiap laporan yang saat ini keluar tentang pembebasan mereka, tetapi kami tentu akan melihat ini sebagai tanda niat baik jika Korea Utara akan membebaskan tiga warga Amerika Serikat menjelang diskusi antara Presiden Trump dan Kim Jong-un, ” demikian disampaikan Juru Bicara Gedung Putih, Sarah Sanders sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (4/5/2018).

Misionaris AS, Kim Dong Chul ditahan di Korea Utara atas tuduhan melakukan aksi mata-mata. (Reuters)

Ketiga warga Korea-Amerika yang saat ini dipenjara di Korea Utara adalah misionaris Kim Dong Chul yang ditangkap pada 2015, Kim Sang-duk atau juga dikenal sebagai Tony Kim seorang pengajar di Universitas Sains dan Teknologi Pyongyang (PUST) yang ditangkap pada 2017 dan Kim Hak Song, seorang pengajar lain di PUST yang juga ditahan pada 2017.

Mahasiswa AS, Otto Warmbier meninggal dunia setelah dipulangkan ke AS usai menjalani hukuman kerja paksa di Korea Utara. (Reuters)

Pada Rabu, Trump menyinggung mengenai upaya pembebasan ketiga warga negara Amerika Serikat itu dari Pyongyang di media sosialnya.

“Seperti yang semua orang tahu, pemerintahan yang lalu telah lama meminta tiga sandera untuk dibebaskan dari kamp kerja paksa Korea Utara, tetapi tidak berhasil. Tetap ikuti perkembangannya!" cuit Trump di Twitter. Di antara ketiga tahanan tersebut, hanya Kim Dong-chul yang ditahan sebelum Trump menjabat sebagai presiden.

BACA JUGA: Semenanjung Korea Memanas, Korut Tahan 4 Warga AS

Namun, saat ditemui di sebuah acara di Gedung Putih, dia sama sekali tidak berkomentar mengenai masalah tahanan di Korea Utara.

Banyak pihak menantikan pertemuan antara Trump dengan Kim Jong-un. Meski sebagian besar spekulasi memperkirakan pertemuan akan berlangsung pada akhir Mei atau awal Juni, belum ada pernyataan resmi mengenai hal ini.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini