nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar Dinilai Paling Tepat Pimpin Sulsel

Jufri Tonapa, Jurnalis · Jum'at 04 Mei 2018 10:58 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 04 340 1894361 pasangan-ichsan-yasin-limpo-andi-mudzakkar-dinilai-paling-tepat-pimpin-sulsel-gxNT1JgKro.jpg Cagub Sulsel Ichsan Yasin Limpo. Foto Okezone

TORAJA UTARA – Pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) dinilai sebagai pasangan paling tepat melanjutkan kemajuan Sulawesi Selatan yang dicapai Syahrul Yasin Limpo selama ini.

Selain satu-satunya pasangan yang sama-sama punya pengalaman sebagai bupati, rekam jejak kepemimpinannya juga berpihak ke rakyat. Bukan piawai membohongi rakyat lewat pencitraan.

Begitu juga, komitmennya memberantas korupsi tak perlu diragukan. 10 tahun memimpin daerah, keduanya tak pernah tersandung kasus korupsi atau mempermalukan warga Sulsel.

Alasan itu pula melatarbelakangi keluarga besar Tongkonan Bara'ba, Toraja untuk mendukung pasangan usungan koalisi rakyat ini. Mereka menilai, dari empat pasangan, IYL-Cakka yang paling memenuhi syarat.

Hal ini diungkapkan Pendeta Andi Israel saat menjamu Ichsan Yasin Limpo di Tongkonan Bara'ba, Toraja Utara, Kamis (3/5/2018).

"Pemimpin itu dibutuhkan orang yang cakap. Cakap dalam artian berpendidikan, cakap berasal dari keluarga yang baik-baik," kata Pendeta Andi Israel saat menyampaikan testimoninya di depan keluarga besarnya.

Dia mengurai, Ichsan YL adalah mantan Bupati dua periode di Gowa, sementara Cakka adalah Bupati dua periode di Luwu. Fakta yang bicara, dari dua daerah yang dipimpin selama 10 tahun, menurut Pendeta Andi Israel sama-sama aman.

"Maka mari tetapkan hatimu, nomor 4 pilihan yang tepat. tuturnya.

Tidak hanya itu saja, pasangan nomor urut 4 ini sudah banyak meraih penghargaan dan karya. Bukan penghargaan mengoleksi status "terpidana" korupsi. Begitupun tidak melakukan pencitraan berlebihan.

"Jadi bukan dinasti yang dibangun, tapi memang pengalaman dan kemampuan yang dibangun. Memimpin negeri ini butuh orang yang cakap. Butuh orang yang berpengalaman dan butuh orang yang baik-baik," tuturnya.

"Kami titip harapan dari keluarga besar ini. Ketika kakanda terpilih atas kehendak Tuhan, jadikanlah daerah yang kakak pimpin menjadi daerah yang bermartabat," tandasnya.

Pada kesempatan itu Ichsan Yasin Limpo mengunjungi pengrajin besi di Desa Lembang Patapadang, Kecamatan Sanggalangi, Kabupaten Toraja Utara.

Dikunjungannya, Ichsan Yasin Limpo yang mencanangkan rumah produktif berbasis desa di setiap kecamatan, melihat proses pembuatan parang dari awal hingga siap pakai.

Ia juga menanyakan mengenai jumlah parang siap pakai yang dapat dihasilkan tiap harinya. Apalagi, mengingat kebutuhan akan parang di Tana Toraja cukup tinggi.

"Dalam satu hari berapa parang yang bisa kita produksi ? Apalagi melihat waktu pembakaran besinya yang mungkin agak lama," tanya IYL saat berbincang dengan pengrajin.

Pertanyaan IYL sontak dijawab langsung oleh 'sang pandai besi' sembari menjelaskan proses dan tahapan-tahapan yang dilakukan dalam produksi. Apalagi, produksi parang yang dibuat memiliki beberapa macam jenis.

"Kalau sehari pak, kita bisa hasilkan 8 sampai 10 buah parang. Karena memang proses pembakaran besi hingga membentuk menjadi parang yang agak lama," jawab pembuat parang tersebut.

Tidak lupa, sebagai buah tangan, Ichsan Yasin Limpo membeli satu parang yang memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri. Parang tersebut memiliki tampilan yang menarik dan cocok dijadikan sebuah hadiah atau pajangan.

"Kalau itu parang Pak, lain dengan parang lain. Soalnya gagangnya terbuat dari tanduk kerbau, dengan sarung parangnya dari kayu hitam dengan ukiran khas Toraja. Bukan cuma sarungnya yang punya ukiran pak, tapi besi parangnya juga memiliki ukiran," tandas pembuat parang.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini