10 dari 12 Korban Speedboat Terbalik di Perairan Merauke Ditemukan Selamat

Chanry Andrew S, Sindo TV · Sabtu 05 Mei 2018 09:43 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 05 340 1894760 10-dari-12-korban-speedboat-terbalik-di-perairan-merauke-ditemukan-selamat-ytcytofHGM.jpg Tim SAR evakuasi korban speedboat terbalik di Perairan Merauke. (Foto: Ist)

MERAUKE – Sebanyak 10 dari 12 korban kecelakaan speedboat dalam berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Speedboat itu mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan dari Distrik Tabonji ke Kota Merauke, pada Rabu, 2 Mei 2018.

Kepala Kantor SAR Merauke, Aris Sofingi mengatakan, dari 10 orang itu, 9 di antaranya orang ditemukan pada Kamis, 3 Mei 2018 pukul 16.00 WIT. Sebelumnya seorang penumpang ditemukan pada Rabu. Korban ditemukan warga dalam kondisi selamat di tepi pantai.

"Jadi telah ditemukan 9 (sembilan) korban kecelakaan speedboat di Kampung Wamal dalam kondisi selamat. Korban ditemukan warga kampung terdampar di pesisir Pantai Wamal dan langsung dievakusi ke rumah saudara Adi, salah seorang warga Kampung Wamal," papar Aris Sofingi dalam siaran pers yang dikirimkan oleh Humas SAR Merauke, yang diterima Okezone, Sabtu (5/5/2018).

Setelah mendapat laporan dari warga, SAR Merauke, pada Jumat, 4 Mei 2018, langsung bergerak ke lokasi ditemukannya para korban untuk dievakuasi ke Merauke.

"Kami setelah mendapat informasi, langsung bergerak. Pada Jumat, SRU (Search And Rescue Unit) Darat yang beranggotakan 3 personel Pos SAR Okaba dan 2 personel Koramil Okaba tiba di Kampung Wamal dan memastikan data korban sementara yang selamat," terang Aris.

Ia melanjutkan, kini pihaknya tengah mencari dua korban hilang lainnya atas nama Suliah (30) dan Piter (L). Pihak Satpolair Polres Merauke yang berada di Pos Wanam menurunkan 4 (empat) personel untuk membantu proses pencarian.

(Ist)

Saat ini, lanjut Aris, sebuah Rescue Boat 223 Merauke diupayakan merapat ke Kampung Wamal untuk melakukan penyisiran dan evakuasi seluruh korban selamat yang telah ditemukan untuk dibawa ke Merauke.

(Baca Juga: Speedboat Terbalik di Perairan Merauke, 11 Penumpang Hilang dan 1 Selamat)

Setelah berhasil diselamatkan warga, selanjutnya menurut Aris, pada Jumat (4/5/2018) pukul 15.40 WIT, kesepuluh korban selamat yang berada di Kampung Wamal berhasil di mobilisasi ke Rescue Boat 223 Merauke untuk dievakusi ke rumah sakit melalui dermaga Perikanan Merauke.

"Rescue Boat 223 sandar di dermaga Perikanan Merauke pada pukul 22.00 WIT. Korban kemudian dibawa ke RSUD Merauke untuk mendapatkan pemeriksaan serta perawatan lebih lanjut oleh medis terutama bagi korban yang mengalami cidera."jelas Aris.

Saat ini pencarian intensif masih terus dilakukkan tim SAR gabungan di lapangan. Fokus pencarian hari ini masih di sekitar area penemuan korban selamat. Dalam pencarian ini SRU dibagi menjadi 3 tim, yakni 2 (dua) tim SRU laut menggunakan perahu karet dan 1 (satu) tim menggunakan kendaraan roda 2 untuk penyisiran pesisir pantai.

Dilaporkan sebelumnya, 11 orang hilang dan 1 orang dinyatakan selamat dalam kecelakaan laut di Perairan Arafura, Merauke, Papua. Kecelakaan itu terjadi saat speedboat dalam perjalanan dari Distrik Tondji menuju Kota Merauke, Rabu, 2 Mei 2018.

(Ist)

Berikut ini data sementara nama-nama korban kecelakaan yang berhasil diselamatkan :

Data korban ditemukan sebagai berikut:

1. Maria Isabela (47)

2. Johanis Marpayama/Marepa (21)

3. Martha Susana (3,5)

4. Edi atau Edoardus Parewi (21)

5. Sefer atau Saverius Kikirima (20)

6. Petrus Wedua (20)

7. Antonia Divera Warice (46)

8. Kanisius Cambaka (20)

9. Frans atau Fransiskus Desales (32)

10. Chris Cabui atau Krinsantos Banggeamu (44)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini