nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahasiswa Unhan Kunjungi Industri Pertahanan China

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 07 Mei 2018 22:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 07 65 1895600 mahasiswa-unhan-kunjungi-industri-pertahanan-china-t8sbsBDRCF.jpeg Mahasiswa Unhan KKLN ke China (Foto: Ist)

JAKARTA - Selama 5 hari mulai dari tanggal 7 Mei-11 Mei 2018 mahasiswa Fakultas Manajemen Pertahanan (FMP) Universitas Pertahanan (Unhan) melaksanakan Kuliah Kerja Luar Negeri (KKLN) di Beijing dan Shanghai, China.

Pada saat yang bersamaan juga diselenggarakan KKLN ke India, Korea Selatan, Jepang dan Australia oleh mahasiswa dari Fakultas Strategi Pertahanan (FSP), Fakultas Keamanan Nasional (FKN) dan Fakultas Teknologi Pertahanan (FTP). 

Bertindak selaku Ketua Delegasi, Dekan FMP Unhan Laksda TNI Amarulla Octavian memimpin rombongan FMP sejumlah 113 mahasiswa, dosen dan staf dari Program Studi (Prodi) Manajemen Pertahanan, Ekonomi Pertahanan, Ketahanan Energi dan Diplomasi Pertahanan. Rombongan berkesempatan mengunjungi KBRI di Beijing dan Konjen RI di Shanghai guna mendapatkan briefing terkini situasi dan kondisi negara China serta berbagai aspek terkait militer dan sistem pertahanan China. Demikian dikutip dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (7/5/2018).

Rombongan juga sempat berkunjung ke China North Industries Group Corporation Limited (Norinco), Beijing National Battery Technology, Commission for Science Technology and Industry National (Sastind), Shanghai Stock Exchange, dan CANDU Nuclear Power Plant. Beberapa universitas terkemuka juga menjadi obyek kunjungan, seperti PLA National Defence University, China Institute of International Studies (CIIS) dan Tianjin University.

Sebagaimana maksud dan tujuan KKLN, maka para mahasiswa dan dosen banyak mendapat pengalaman dan pandangan baru terkait geopolitik China dan hubungan internasional Cina dengan beberapa negara super power dan negara penting kawasan, termasuk Indonesia.

Hasil KKLN nantinya dimanfaatkan sebagai bahan penelitian dan tesis mahasiswa guna analisis mendalam rekomendasi dan bahan masukan kepada Kemhan RI.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini