nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita 2 Tuna Netra di Aceh Antusias Ikuti Ujian SBMPTN 2018

Khalis Surry, Jurnalis · Selasa 08 Mei 2018 15:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 08 65 1895853 cerita-2-tuna-netra-di-aceh-antusias-ikuti-ujian-sbmptn-2018-5RbK5UPvaL.jpg Muhibbal, Seorang Tuna Netra yang Antusias Ikut SBMPTN di Unsyiah, Banda Aceh (foto: Khalis Surry/Okezone)

BANDA ACEH - Sebanyak 15.363 orang peserta mengikuti ujian masuk perguruan tinggi melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018. Hal itu disampaikan Ketua Panitia Lokal Wilayah Banda Aceh, Dr. Hizir Sofyan di Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Selasa (8/5/2018).

Dari ribuan calon mahasiswa yang mengikuti ujian tersebut, dua diantaranya mengalami tuna netra. Dua calon mahasiswa tersebut yakni Muhibbal warga Tiba Raya, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie. Dan Muhayyan Ifkar asal Karya Budi, Suka Karya Kabupaten Simeulue.

(Baca Juga: Menristekdikti Ingatkan Panitia Jangan Diskriminasi Peserta SBMPTN Disabilitas)

Dikatakan Hizir, pada tahun ini ada tidak ada calon mahasiswa yang mengikuti ujian SBMPTN di wilayah Banda Aceh yang berada di rumah sakit, semua calon mahasiswa mengikuti ujian di ruangan yang telah tertera di kartu ujiannya. Namun, di samping itu ada dua calon mahasiswa yang tuna netra.

"Tahun ini ada perbedaan sedikit di Panlok Banda Aceh. Pelaksanaan ujian kali ini ada dua peserta yang tuna netra, satu tuna netra total, dan satu lagi baru tuna netra tapi dia tidak bisa melihat," kata Hizir.

SBMPTN 2018 Muhibbal, Seorang Tuna Netra Antusias Ikut SBMPTN di Universitas Syiah Kuala Banda Aceh (foto: Khalis Surry/Okezone)

Pengamatan Okezone, Muhibbal, peserta yang tuna netra tampak antusias mengikuti ujian di ruang tata usaha di FISIP Unsyiah. Muhibbal mengikuti ujian dengan bantu dua orang panitia pengawas pelaksanaan ujian. Satu orang yang membacakan soal, dan seorang lagi membantu untuk membulatkan jawaban yang dipilih oleh Muhibbal.

Muhibbal mendengar dengan seksama. Soal yang dibaca petugas tak segan dimintai untuk membaca ulang, karena dirinya tidak jelas mendengar. Begitu juga dengan pilihan jawaban yang ada pada soal tersebut.

"Coba ulang sekali lagi (baca pilihan jawaban)," ujar Muhibbal. Kemudian dirinya memilih jawaban, "C," pilih Muhibbal.

Muhibbal merupakan alumni Sekolah Luar Bisa Negeri A Kota Bandung, Jawa Barat. Dirinya lahir pada 10 April 1998. Ia memilih kelompok ujian campuran, dengan jurusan di perguruan tinggi Universitas Pendidikan Indonesia jurusan Pendidikan Khusus, kemudian Universitas Pendidikan Indonesia jurusan Matematika dan pilihan ketiga Universitas Syiah Kuala jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

"Selama ujian dia (Muhibbal) tidak mengalami kendala apapun. Cuma dia hany meminta petugas untuk mengulang pembacaan soal dan jawaban ketika dia enggak jelas mendengarnya," kata Guru Pendamping Muhibbal, Putri Arfia Ananda kepada Okezone.

(Baca Juga: Alami Kecelakaan, Chairani Tetap Optimis Ikuti SBMPTN Meski Harus Gunakan Kursi Roda)

Selain Muhibbal, seorang tuna netra lain yang mengikuti ujian pada SBMPTN 2018 yakni Muhayyan Fikar. Proses pelaksanaan ujian yang dijalaninya sama seperti apa yang dilakukan Muhibbal. Pada jalur seleksi ini Muhayyan memilih kelompok ujian campuran. Jurusan yang dipiliha yakni Teknik Sipil Unsyiah, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unsyiah, dan Penddidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Unsyiah.

SBMPTN 2018Muhayyan Fikar, Seorang Tuna Netra Antusias Ikut SBMPTN di Universitas Syiah Kuala Banda Aceh (foto: Khalis Surry/Okezone)

"Soal (ujian) nya sama dengan soal peserta tes lain, tidak beda. Kalau dia (Muhayyan) melihat nampak, bisa berjalan tapi tidak jelas. Kalau dia membaca harus lebih dekat dengan mata, seperti dia waktu menelpon abangnya harus melihat kontak abangnya di HP (handphone) dekat sekali dan lama mencari-cari kontaknya. Makanya di sini kita bantu dia ujian dengan membacakan soal dan membantu membulatkan jawaban yang dia pilih," kata Penanggung Jawab Sekor Ujian, Prof. Sri Aprilia.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini