nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menang di Banyak Lembaga Survei, Dedi Mulyadi Ogah Jumawa

Mulyana, Jurnalis · Rabu 09 Mei 2018 16:53 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 09 525 1896364 menang-di-banyak-lembaga-survei-dedi-mulyadi-ogah-jumawa-5CQoJK5iUA.jpg

PURWAKARTA - Elektabilitas Pasangan nomor urut 4 di Pilgub Jawa Barat, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi semakin meroket. Setidaknya, beberapa lembaga survei menempatkan pasangan dengan slogan DM4Jabar itu mengalami peningkatan elektabilitas yang signifikan.

Pertama, survei Litbang Kompas menempatkan duet maut tersebut sebagai pemenang. Deddy-Dedi meraih hasil 42,8%, Ridwan-Uu menyusul di posisi kedua dengan raihan 39,9%.

Pasangan kandidat lain yakni Sudrajat-Syaikhu menyusul dengan angka 7,8%. Terakhir, TB Hasanudin-Anton berada di peringkat terakhir dengan raihan 3,1%. Sebanyak 6,4% respon masih belum menentukan pilihan.

Senada, survei dari Lingkar Survei Indonesia (LSI) yang digawangi Denny JA juga melakukan survei di Pilgub Jawa Barat. Hasilnya, Deddy-Dedi unggul dengan persentase 43,2% disusul Ridwan-Uu dengan raihan 39,27%.

Sementara itu, Sudrajat-Syaikhu keluar sebagai juara tiga dengan raihan 8,2%. Pasangan TB Hasanudin-Anton berada di posisi buncit dengan persentase 4,1%. Sisa persentase suara menjadi swing voters yang masih diperebutkan para kandidat pasangan calon.

Menanggapi hal itu, Calon Wakil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ogah jumawa. Ia mengungkapkan bahwa hasil survei hanya dijadikan motivasi, bukan menantukan kemenangan.

“Kami ini bukan ingin menang di survei tetapi kami ingin menang di pemilihan. Nanti kan, tanggal 27 Juni 2018,” kata Dedi, Selasa (9/5/2018).

Dalam konteks pemetaan wilayah, Koordinator Presidium KAHMI Jawa Barat tersebut mengatakan pihaknya sudah memiliki data valid. Hal tersebut didasarkan pada karakter pemilih secara geopolitik di provinsi yang menjadi kantong suara pemilu nasional tersebut.

“Wilayah Jabar Utara itu sudah masuk dalam fase tidak ingin lagi mengubah pilihan. Karakternya militan sebab bukan ikatan politik yang terbangun, tetapi ikatan kekeluargaan,” katanya.

Menurut dia, pihaknya tinggal menguatkan lebih lanjut dengan cara menjaga silaturahmi dengan masyarakat di Jabar Utara. Caranya, setiap hari, tidak kurang dari 20 undangan yang tersebar di daerah tersebut dia hadiri.

“Caranya keondangan kok, diundang ya hadir karena kewajiban kita menjalin silaturahmi. Ditambah kan sejak lama komunikasi kultural kita sudah terjalin di Pantura,” ungkapnya.

Persepsi pemilih di wilayah Bandung Raya terhadap pasangan DM4Jabar pun mengalami tren positif. Hal yang sama terjadi di kawasan Jawa Barat bagian Selatan.

“Orang Jawa Barat mah kan harus selalu disilaturahmian. Mereka itu senang kalau kita ajak berparsitispasi, jadi tidak searah dari kita. Bisa sambil ngaliwet, numpeng, ngagubyang empang, apa saja pokoknya. Bagi kami itu yang penting rakyat bahagia. Silaturahmi itu yang penting,” pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini