Image

Iran Serang Dataran Tinggi Golan, Israel Tembakkan Puluhan Rudal ke Suriah

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 10 Mei 2018 17:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 10 18 1896750 iran-serang-dataran-tinggi-golan-israel-tembakkan-puluhan-rudal-ke-suriah-B9C18t15Kp.jpg Tembakan rudal terlihat dari Damaskus, Suriah, 10 Mei 2018. (Foto: Reuters)

TEL AVIV – Pasukan Iran di Suriah meluncurkan serangan roket ke markas militer Israel di Dataran Tinggi Golan pada Kamis dini hari memicu Israel untuk melancarkan serangan rudal terbesarnya ke Suriah sejak 2011.

Diwartakan Reuters, Kamis (10/5/2018), Iran melancarkan serangan terhadap Israel di Dataran Tinggi Golan lewat tengah malam. Serangan tersebut menjadi pertama kalinya Iran melakukan serangan terhadap militer Zionis dari Suriah di mana mereka menerjunkan pasukan untuk membantu Presiden Bashar Al Assad.

Serangan tersebut dibalas Israel dengan menembakkan puluhan rudal yang menghantam stasiun radar Iran, posisi sistem pertahanan Suriah dan gudang amunisi. Peristiwa ini menegaskan kembali potensi eskalasi konflik yang lebih luas yang melibatkan Iran dan sekutu regionalnya.

BACA JUGA: Militer Israel Akui Hancurkan Reaktor Nuklir Suriah pada 2007

Israel mengatakan, 20 roket Grad dan Fajr Iran ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Iron Dome atau jatuh sebelum mencapai Dataran Tinggi Golan. Serangan itu dilakukan oleh Pasukan Quds yang merupakan sayap eksternal Garda Revolusi Iran.

“Serangan Itu dipimpin dan diperintahkan oleh Jenderal Pasukan Quds, Qassem Soleimani dan gagal mencapai tujuannya," kata Juru Bicara Militer Israel, Letnan Kolonel Jonathan Conricus.

Dia mengatakan, Israel membalas serangan tersebut dengan menghancurkan fasilitas militer Iran di Suriah dan sistem pertahanan udara Suriah yang mencoba menembak jatuh pesawat Israel.

BACA JUGA: Suriah Kembali Diserang Rudal, AS Nyatakan Tidak Terlibat

"Kami belum tahu jumlah korban (dari pihak Iran). Tapi saya dapat mengatakan bahwa dalam hal tujuan kami, kami kurang fokus pada personil dan lebih pada kemampuan dan perangkat keras untuk menimbulkan kerusakan jangka panjang pada pembentukan militer Iran di Suriah,” kata Conricus.

“Kami menilai akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memulihkan kembali kekuatan tersebut, ” tambahnya.

Conricus juga menambahkan bahwa mereka telah memperingatkan Rusia, sekutu dekat Suriah dan Iran mengenai serangan ini. Sejumlah rudal Israel menghantam Kota Baath di Quneitra, tetapi gelombang serangan rudal Israel berikutnya ditembak jatuh di Damaskus, Homs dan Sueida.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini