nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bendungan Jebol Tewaskan Sedikitnya 32 Orang di Kenya

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 10 Mei 2018 19:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 10 18 1896782 bendungan-jebol-tewaskan-sedikitnya-32-orang-di-kenya-zOdNhCNHVT.jpg Foto: AFP.

SOLAI – Sebuah bendungan di ladang bunga di Rift Valley, Kenya jebol memuntahkan gelombang air yang menghantam dua desa air dan menewaskan sedikitnya 32 orang. Hujan deras selama beberapa pekan yang terjadi di daerah itu diduga menjadi penyebab jebolnya bendungan tersebut.

Tembok dari Bendungan Patel yang terletak di sebuah ladang komersial besar di Kabupaten Nakuru runtuh pada Rabu malam di saat warga yang tinggal di sekitarnya sedang makan malam. Air bah yang dihasilkan bendungan tersebut menyapu kabel listrik, rumah dan gedung-gedung, termasuk sebuah sekolah.

BACA JUGA: Bendungan Jebol Pasca-Hantaman Badai Harvey, Warga Texas Didesak Segera Mengungsi

Tim penyelamat yang diterjunkan ke lokasi berusaha mencari para korban di bawah puing-puing dan lumpur yang menutupi daerah tersebut. Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Kenya Mwenda Njoka yang dilansir Reuters, Kamis (10/5/2018) mengatakan jumlah korban telah mencapai 32 orang.

Setelah kekeringan yang parah tahun lalu, Afrika Timur telah dilanda hujan deras selama dua bulan terakhir yang mempengaruhi hampir satu juta orang di Kenya, Somalia, Ethiopia dan Uganda. Hujan itu telah menyapu jembatan-jembatan dan mengubah jalan-jalan menjadi sungai lumpur.

Wilayah Nakuru berada di jantung Rift Valley yang subur dan menjadi lokasi bagi ratusan pertanian komersial dari kacang macademia sampai bunga-bunga yang hampir semuanya diekspor ke Eropa. Ada sejumlah lokasi cadangan air untuk kepentingan irigasi yang dibangun di sana dalam dua dekade terakhir.

BACA JUGA: Bendungan di Italia Jebol, 2.000 Orang Tewas Diterjang Gelombang Setinggi 200 Meter

Gubernur Nakuru, Lee Kiyanjui mengatakan, 450 rumah telah dihantam banjir dan insinyur keselamatan telah dikirim untuk memeriksa tiga bendungan lain yang berada di sekitar lokasi itu.

Sebelum insiden bendungan jebol kali ini, hujan deras telah menewaskan 132 orang di Kenya dan memaksa 222 ribu lainnya pindah dari tempat tinggalnya. Jalan-jalan dan rumah telah hancur akibat hujan, menimbulkan kerusakan senilai jutaan dolar.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini