nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Torehkan sejarah, Mahathir Mohamad: Sesuatu yang Mustahil Bisa Terjadi

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Kamis 10 Mei 2018 20:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 10 18 1896791 torehkan-sejarah-mahathir-mohamad-sesuatu-yang-mustahil-bisa-terjadi-mPZKXE0Wha.jpg Mahathir Mohamad (tgh) dalam konferensi pers pemilihan umum di Petaling Jaya, Malaysia, 9 Mei 2018. (Foto: Reuters)

MAHATHIR Mohamad hampir dipastikan kembali ke tampuk kekuasaan setelah berhasil mengantarkan kubu oposisi, Pakatan Harapan, untuk pertama kalinya mengalahkan koalisi Barisan Nasional yang telah berkuasa sejak Malaysia merdeka pada 1957.

Pria yang pernah memerintah Malaysia selama 22 tahun sebelum mundur 2003 itu dijadwalkan akan diambil sumpahnya sebagai perdana menteri ketujuh oleh raja yang berkuasa di Malaysia saat ini, Sultan Muhammad V.

Upacara akan digelar di Istana Negara, Kuala Lumpur, Kamis malam pukul 21.30 waktu setempat. Sesuai dengan undang-undang negara itu, raja yang berkuasa atau Yang di-Pertuan Agong mengambil sumpah perdana menteri.

Sebelum dilantik, Mahathir Mohamad mengatakan bahwa sesuatu yang sebelumnya tidak disangka, pada akhirnya bisa terwujud.

BACA JUGA: Menangi Pemilu Malaysia, Mahathir Mohamad Akan Dilantik Sebagai Perdana Menteri Tertua di Dunia

"Kita telah melakukan sesuatu yang selama ini mustahil untuk berlaku. Angin perubahan telah melanda.

"Semalam, kita telah memilih untuk mengembalikan muruah negara. Terima kasih kami ucapkan. Kami akan menunaikan janji-janji yang telah dibuat dan bersedia berhadapan dengan rakyat," demikian cuit Mahathir lewat akun dengan nama penanya chedet.

Ketika menuju Istana Negara, Mahathir menggunakan limosin Proton Perdana dengan nomor "Proton 2020".

Nomor itu mencerminkan visi Mahathir yang pernah digagasnya ketika ia menjadi perdana menteri sebelumnya untuk menjadikan Malaysia sebagai negara maju tahun 2020.

Selain didampingi istrinya, Siti Hasmah Ali, Mahathir didampingi oleh para pemimpin partai-partai yang tergabung dalam koalisi Pakatan Harapan.

Mereka adalah presiden Partai Keadilan Rakyat, Wan Azizah Ismail -yang merupakan istri dari pemimpin de facto oposisi Anwar Ibrahim, presiden Partai Bersatu Muhyiddin Yassin, Sekjen Partai Aksi Demokratik Lim Guan Eng dan presiden Partai Amanah Mohamad Sabu.

Merasa tidak sedang dengan kepemimpinan Malaysia di bawah Najib Razak, Mahathir keluar dari UMNO, komponen partai terbesar di koalisi Barisan Nasional, membentuk partai Bersatu dan berkongsi dengan partai-partai yang sebelumnya dimusuhinya.

Najib menerima kehendak rakyat

Menyusul pengumuman resmi hasil pemilihan umum yang digelar pada Rabu (09/05), Najib Razak, mantan perdana menteri dan pemimpin Barisan Nasional yang dikalahkan oleh Mahathir Mohamad, mengatakan ia "menerima kehendak rakyat dan pihak Barisan Nasional memegang bertekad menghormati demokrasi."

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Khairy Jamaluddin menekankan pentingnya estafet kekuasaan menyusul kekalahan mengejutkan yang dialami Barisan Nasional.

"Kini tiba waktunya bagi mereka yang secara bebas dipilih oleh rakyat Malaysia untuk memimpin negara kita," katanya.

"Negara kita hanya dapat bertahan jika kita melakukan pemindahan kekuasaan secara tertib dan mulus," tambah politikus UMNO yang dipilih kembali menjadi anggota parlemen itu.

Politikus lain dari koalisi Barisan Nasional yang kalah, Abdul Rahman Dahlan, menyerukan kepada partai-partai anggota koalisi dan para pendukungnya untuk tetap kokoh dan menjadi oposisi yang efektif.

BACA JUGA: Mahathir Mohamad Menang Pemilu, Malaysia Diliburkan Dua Hari

"Meskipun kalah, kita harus membangun kembali kekuatan partai untuk berjuang di kesempatan lain. Kuatlah. Mari kita menjadi oposisi yang efektif dan memastikan Pakatan Harapan menepato janji-janji selama 100 hari pertama," demikian cuit kepala bagian komunikasi stragegis Barisan Nasional.

Pakatan Harapan meraih 113 kursi dari total 222 kursi parlemen sehingga melewati ambang batas minimum 112 kursi untuk dapat membentuk pemerintahan baru.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini